Detik-Detik Perjuangan Jane Shalimar, Sempat Membaik Lalu Pergi Tuk Selamanya

Vallesca Souisa | 4 Juli 2021 | 08:39 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Pagi ini berita duka kembali mewarnai industri hiburan kita. Jane Shalimar (41) mengembuskan nafas terakhirnya pasca berjuang melawan Covid-19. Ia sempat mengalami masa kritis karena saturasi oksigen yang rendah di bawah normal. Sempat merasakan, harus menanti untuk mendapatkan tempat di rumah sakit karena penuh di mana-mana. Hingga harus menungggu di lorong IGD, saking penuhnya. 

Adik Jane Shalimar, Karina menceritakan, Jane awalnya menjalani karantina mandiri hingga oksigennya habis menjelang akhir bulan Juni. Ia berjuang mencari rumah sakit, untuk mendapat  kamar saturasi oksigen. Tiga jam di ambulans, tujuh rumah sakit didatangi dan semuanya penuh. Hingga akhirnya tiba di Rumah Sakit JMC, Buncit, Jakarta Selatan. 

Setelah menanti, cukup lama, baru akhirnya mendapat ruang di ICU. Dijelaskan juga oleh sahabatnya, Olive, kalau Jane memiliki komorbid asma. 

Setelah ditangani, sebenarnya Jane sudah menunjukkan perkembangan yang baik terkait kesehatannya. "Kondisi Kak Jane per Selasa, 29 Juni 2021 sudah mendapatkan ruangan di IGD RS JMC Buncit. Sudah mulai bisa diajak berkomunikasi," kata Karina.

Saturasi oksigen Jane per 29 Juni di angka 80-90 persen. Namun saat itu kondisinya masih optimis. Sayangnya, takdir berkata lain. Pagi ini, Jane mengembuskan nafas terakhirnya. Pergi meninggalkan sahabat, rekan, dan keluarga untuk selama-lamanya. 

Jane, sosok yang selalu bicara blak-blakkan, ceplas-ceplos. Yang terkadang niat baiknya, suka disalah gunakan oleh orang-orang di sekitarnya. Selamat jalan, Jane. 
 

Penulis : Vallesca Souisa
Editor : Vallesca Souisa