[RESENSI FILM] Secret Superstar: Musibah Bernama Banjir Air Mata

Wayan Diananto | 4 November 2017 | 16:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Secret Superstar, penghormatan kepada ibu yang diceritakan dengan tulus. Karya sineas Advaid Chandan ini versi audiovisual dari kalimat: kekuatan yang terbungkus kelemahlembutan. Itulah ibu.

Insia Malik (Zaira) dan adiknya, Guddu (Kabir) menjadi saksi kekejaman ayah mereka, Farookh Malik (Raj) terhadap ibu, Najma (Meher). Insia pintar menyanyi, menulis lagu, dan bermain gitar.

Saat ulang tahun, Najma memberi Insia kado laptop. Muncul ide, membuat video rekaman lalu mengunggahnya di YouTube. Masalahnya, Farookh tak pernah setuju putrinya menjadi penyanyi. Baginya, anak gadis yang tidak pintar tak ada harganya di masyarakat. 

Mimpi Insia menjadi penyanyi didukung ibunya. Agar tidak diketahui Farookh, Najma menyarankan putrinya menyanyi memakai cadar. Insia menyanyi lalu mengunggah aksinya di YouTube. Tak disangka, video itu viral. Seorang komponis ternama Shakti Kumar (Aamir) tertarik mengorbitkan Insia. Teman sekelas Insia, Chintan (Tirth) membantunya agar bisa bertemu Shakti.

Yang dijual Secret Superstar bukan mimpi atau derita berbalut air mata melainkan koneksi. Interaksi Insia dan Najma, simbol gesekan dua generasi dalam memandang sebuah persoalan serta tujuan hidup melalui rute berbeda. Uniknya, penonton dikondisikan untuk tidak bisa membenci tokoh ayah, yang sejak awal antagonis.

Sutradara sekaligus penulis naskah memberi latar yang jelas mengapa Farookh bengis. Perbedaan tingkat pendidikan, budaya perjodohan, dipaksa menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga, dan jam kerja yang jauh dari kesan manusiawi membuat kita mengerti kenapa percikan konflik kerap menjelma menjadi kekerasan fisik. Tak ada yang bisa dipersalahkan atas semua ini. Namun cinta, lagi-lagi keluar sebagai pemenang sekaligus solusi. 

Apa yang diceritakan film ini tak layak disebut picisan. Mengingat, setiap pemain mampu membentuk koneksi dan mengirim emosi dalam takaran yang pas. Penampilan Meher Vij sangat brilian. Rapuh, bodoh, namun bisa genius pada waktunya. Ia mengundang empati. Saat Najma muncul di layar, yang terbayang di benak adalah wajah ibu kami. Alhasil, air mata membanjir. 

Di sisi lain, kisah cinta Insia dan Chintan tak terkesan murahan. Adegan hari terakhir ujian sekolah yang diiringi lagu “I'll Miss You” lagi-lagi membuat mata kami berlinang. Usai menonton film ini, Anda tentu ingin memeluk ibu. Jika sedang di rantau, Anda akan tergerak menghubungi dan menanyakan kabar ibu. Jika (maaf) ibu sudah berpulang, Anda tentu ingin kirim doa buat ibu. 


Pemain    : Zaira Wasim, Meher Vij, Raj Arjun, Tirth Sharma, Kabir Sajid, Aamir Khan
Produser    : Kiran Rao, Aamir Khan 
Sutradara    : Advaid Chandan
Penulis        : Advaid Chandan
Produksi    : Aamir Khan Productions
Durasi        : 2 jam, 30 menit

 

 

Penulis : Wayan Diananto
Editor : Wayan Diananto