Pilihan Intensitas dan Waktu Olahraga yang Tepat di Bulan Ramadhan

Vallesca Souisa | 18 Mei 2018 | 23:59 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Masa berpuasa sering kali dijadikan alasan untuk menghentikan kebiasaan berolahraga. Bagaimana mau olahraga, kan tidak ada cairan yang masuk selama 12 jam lebih? Atau merasa tubuh lemas saat berpuasa, sehingga kurang memungkinkan berolahraga. Takutnya malah sakit. Alhasil rutinitas olahraga terempas. Bulan puasa usai, jangan mengeluh kalau tubuh Anda melar.

Menurut dr. Alia Basalamah, National Fitness and Training Manager Fitness First Indonesia, pada prinsipnya olahraga dapat dilakukan kapan saja dan di musim apa saja. “Yang harus dipahami benar adalah penetapan intensitas latihan. Karena ini nantinya berhubungan dengan bahan bakar yang terbatas,” ungkapnya melalui surel, Selasa (15/5) lalu.

Selama berpuasa Anda tetap bisa berolahraga. Supaya tidak lemas atau kelelahan, mungkin Anda bisa memilah waktu yang tepat untuk berolahraga selama puasa, serta mengatur intensitas. Alia memberikan 3 pilihan waktu yang aman untuk berolahraga. Pertama, setelah subuh. “Di sini tubuh kita masih punya energi atau bahan bakar yang cukup banyak. Apabila ingin berolahraga di waktu ini disarankan untuk memilih olahraga dengan intensitas ringan,” terang Alia. Misalnya, cukup dengan jalan cepat, selama 30 menit.

Kedua, Anda bisa berolahraga satu jam atau 30 menit sebelum berbuka. Sebagian orang memilih latihan pada waktu ini dikarenakan setelah berlatih tubuh akan langsung mendapatkan hidrasi. “Anda juga bisa berolahraga satu jam setelah berbuka. Latihan di waktu ini sangat aman, karena tubuh telah mendapatkan hidrasi danpunya bahan bakar cukup untuk berlatih.”

Pilihlah jenis olahraga atau latihan dengan intensitas ringan atau sedang. “Kurangi beban (latihan). Perpanjang waktu istirahat dan mengurangi durasi latihan. Yang enggak kalah penting adalah, pilihlah latihan sesuai dengan minat Anda masing-masing,” jelas Alia.

(val/val)

Penulis : Vallesca Souisa
Editor : Vallesca Souisa