Bukan Cuma Wajah, Organ Intim Wanita Juga Butuh Skincare

Ari Kurniawan | 21 Oktober 2022 | 23:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Banyak perempuan yang lebih mementingkan untuk merawat area yang terlihat seperti tubuh atau wajah saja. Mereka melakukan rangkaian skincare dan juga body care routine atau sesekali pergi ke salon untuk mempercantik tampilan rambut, namun lupa untuk memberikan perawatan ekstra terhadap area tubuh lain yang tertutup atau yang tidak terlihat seperti area vagina.

Padahal, merawat organ intim atau area vagina tidak kalah penting mengingat area sensitif tersebut juga rawan sekali lembap yang bisa mengakibatkan kulit sekitarnya menjadi iritasi, apalagi kalau sedang menstruasi dan memiliki tipe kulit yang sensitif.

Ketebalan kulit pelindung vagina yaitu stratum corneum atau horny cell jauh lebih tipis dibanding area lainnya, sehingga menyebabkan area vagina tergolong sensitif.

Lalu, bagaimana cara perawatan yang benar untuk area vagina? Apakah juga perlu skincare khusus untuk merawat area tersebut terlebih untuk tipe kulit yang sensitif?

"Jawabannya, perlu. Area vagina merupakan area sensitif yang juga butuh perhatian khusus serta ruang untuk bernafas. Saat banyak beraktivitas disertai olahraga, tubuh dan area kewanitaan juga akan berkeringat," kata dr. Airindya Bella dari Alodokter, Jumat (21/10).

Keringat, kata dia merupakan cara alami tubuh untuk mendinginkan suhu badan dan melepaskan air serta garam yang keluar dari pori-pori dan menguap. Namun jika tidak menjaga kebersihan saat berkeringat dan tidak memakai pakaian yang mendukung area kewanitaan bernapas, keringat akan terjebak di bawah permukaan kulit dan menyumbat kelenjar keringat.

"Hal tersebut bisa menyebabkan area vagina menjadi lembap, gatal dan iritasi hingga infeksi. Maka dari itu penting sekali menerapkan kebiasaan sehat dan bersih setiap hari khususnya saat sedang menstruasi," paparnya.

Untuk merawat area vagina, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Antara lain, membersihkan area vagina dengan benar. Saat setelah buang air kecil dan buang air besar, basuhlah dengan air bersih lalu keringkan dengan tisu atau handuk dari arah depan ke belakang agar menghindari perpindahan bakteri dari anus ke vagina.

Lalu, hindari menggunakan sabun khusus yang mengandung parfum.

"Sebenarnya area vagina bisa membersihkan dirinya sendiri dan cukup dibersihkan dengan air biasa atau air hangat," tutur Airindya.

Penggunaan sabun area kewanitaan tanpa memerhatikan kandungannya, menurutnya bisa mengganggu keseimbangan pH vagina dan berisiko iritasi hingga infeksi.

"Cukup gunakan, pembersih kewanitaan bila perlu dan jangan lupa perhatikan juga kandungannya," jelasnya.

Selanjutnya, gunakan pakaian dalam yang tepat. Pemilihan pakaian dalam juga perlu diperhatikan. Hindari memilih pakaian dalam yang terlalu ketat agar area vagina bisa bernapas dan pilih yang berbahan katun agar bisa menyerap keringat.

"Rajinlah mengganti pakaian dalam secara teratur saat beraktivitas padat agar terhindar dari lembap yang bisa menyebabkan pertumbuhan jamur," tuturnya.

Kemudian, cukur bulu kemaluan seperlunya. Bulu pubis atau bulu kemaluan berfungsi untuk melindungi vagina dari kotoran, keringat, gesekan bahkan bakteri. Maka dari itu, cukurlah seperlunya dan gunakan krim atau gel terlebih dahulu untuk menghindari terjadinya lecet.

Pilihlah pembalut yang tepat saat menstruasi. Untuk kulit sensitif, Anda bisa memilih produk pembalut yang menyerap cairan lebih cepat. Rutinlah mengganti pembalut 3-4 jam sekali sesuai dengan volume darah saat menstruasi.

"Harus pilih pembalut yang tepat. Jangan hanya skincare, bodycare dan hair care saja. Vagina care juga perlu diperhatikan," kata Airindya.

Adapun salah satu pembalut yang bisa digunakan untuk mendukung perawatan vagina ialah Laurier Healthy Skin. Pembalut ini disebut memiliki teknologi 3D pori bergelombang, yang bisa membuat kulit area vagina tidak bersentuhan sepenuhnya dengan pembalut. Sehingga, bisa meningkatkan 80% sirkulasi udara dan bikin vagina Anda bernapas dan tidak pengap. Laurier Healthy Skin juga disebut bisa menyerap cairan lebih cepat sehingga permukaan pembalut tetap kering.

"Dengan permukaannya yang extra lembut, Laurier Healthy Skin bikin, nyaman di kulit, jadi gak perlu takut lembap karena iritasi saat menstruasi. Tidak hanya untuk
kulit sensitif, Laurier Healthy Skin ini juga cocok buat perempuan yang tipe kulitnya normal," mengutip akun Instagram @laurierid.

Penulis : Ari Kurniawan
Editor : Ari Kurniawan