Menurut Angga Yunanda Bali Baru Itu Bernama Lombok

Wayan Diananto | 30 Juni 2018 | 21:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Libur telah tiba! Jika Anda sudah sering menjelajah Bali, yuk lirik destinasi wisata lain di dalam negeri.

Tahun lalu, Presiden Joko Widodo mengumumkan 10 tujuan wisata yang disebut Bali Baru. Dari yang sepuluh itu, ada 4 yang diprioritaskan pemerintah yakni Candi Borobudur di Jawa Tengah, Danau Toba di Sumatra Utara, Labuan Bajo di NTT, dan Mandalika di NTB.

Mendengar Mandalika diprioritaskan, Angga Yunanda (18) semringah.

Sembalun

Aktor kelahiran Lombok, 16 Mei ini menyebut NTB berkembang pesat, apalagi sejak Mandalika menjadi salah satu Bali Baru.

“Yang saya dengar, Mandalika dikembangkan menjadi proyek nasional yang pengerjaannya tuntas pada 2020. Kabarnya, akan ada sirkuit MotoGP. Jika dibandingkan, harga tiket pesawat Jakarta-Bali dan Jakarta-Lombok itu selisihnya tipis, lo,” beri tahu bintang sinetron Mermaid in Love, di Jakarta Selatan, pekan lalu.

Bagi yang khawatir tidak bisa menongkrong di kafe atau belanja di pasar swalayan, Angga memberi tahu kini sudah ada Lombok Epicentrum Mall dan beberapa hotel bintang lima jika Anda ingin berlibur dengan nyaman. Rentang harga per kamarnya pun bervariasi, dari sekian ratus ribu sampai jutaan rupiah per malam. Mandalika, kata Angga, salah satu destinasi cantik di Lombok. 

Disebut salah satu, karena sebenarnya Lombok punya banyak titik cantik yang harus disambangi. Gunung Rinjani, misalnya. Bintang film Sajen ini belum menaklukkan Gunung Rinjani. Namun dua tahun lalu, ia mencapai salah satu kaki Rinjani yang bernama Sembalun. 

“Sembalun sama seperti Puncak bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Bedanya, enggak ada kebun teh. Yang ada, perkebunan stroberi. Saya bisa petik sendiri beberapa kantong sesuka hati. Saya pernah menginap di sana. Momen terbaiknya saat bangun pagi dan melihat matahari terbit dari balik bukit. Jelas saya ingin kembali ke sana. Kalau enggak kuat mencapai puncaknya, menginap di Sembalun pilihan terbaik,” Angga berbagi cerita.

(wyn / gur)

Penulis : Wayan Diananto
Editor : Wayan Diananto