Cerita Angga Yunanda Tentang Gili Kapal dan Pantai "Pink"

Wayan Diananto | 30 Juni 2018 | 23:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Destinasi yang tak kalah cantik, Air Terjun Tiu Kelep. Angga menggambarkan Tiu Kelep sebagai air terjun deras di antara bukit batu yang kokoh. Akses menuju ke sana agak sulit. Untuk mencapai lokasi, Anda harus menyusuri beberapa sungai. Karenanya, Angga tidak menyarankan Anda pergi ke sana pada musim hujan. 

Ke Lombok, belum sah jika tak mengunjungi perairannya yang menawan. Gili Trawangan, salah satu yang paling terkenal.

“Namun Lombok sebenarnya punya banyak gili (pulau kecil—red.) yang bagus. Kalau mau gili yang lebih privat, cobalah datang ke Gili Nanggu dan Gili Kapal. Khusus Gili Kapal, sangat kecil karena hanya berupa gundukan pasir putih dan pada jam-jam tertentu ia terendam beningnya air laut. Justru di situlah letak keindahannya. Sangat unik dan Instagrammable banget. Yang saya sukai dari Gili Nanggu dan Gili Kapal, suasananya sepi pada hari biasa. Jadi kalau mau liburan privat, cobalah mengambil cuti pada hari kerja,” ia menyarankan.

Angga selalu punya alasan untuk terbang ke Lombok. Ibunya, Yuliati Mahsun, masih tinggal di sana. Di Jakarta, Angga merintis karier ditemani ayahnya, Muhammad Nasir Sedo. Kalau sedang libur kerja, Yuliati terbang ke Ibu Kota untuk menengok putranya. Atau kalau jadwal syuting sedang longgar dan diizinkan cuti, Angga mudik ke Lombok. 

Di pengujung percakapan, Angga mengingatkan sama seperti NTT, NTB juga punya pantai pink bernama Pantai Tangsi.

“Lokasinya di Lombok Timur. Kakak saya pernah berkunjung ke sana. Katanya lumayan jauh. Dulu, ia menggunakan perahu untuk mencapainya. Entah kalau aksesnya sudah diperbaiki sekarang. Saya ingin berkunjung juga,” Angga mengakhiri perbincangan.

(wyn /  gur)

Penulis : Wayan Diananto
Editor : Wayan Diananto