Cerita Lord Adi Menerima Hadiah Rp 50 Juta dari Indra Kenz

Supriyanto | 10 April 2022 | 20:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Juara 3 MasterChef Indonesia Season 8, Suhaidi Jamaan atau Lord Adi serahkan uang Rp 50 juta  ke Bareskrim Polri pada Kamis (31/3). Uang tersebut adalah pemberian dari crazy rich Medan, Indra Kenz yang kini menjadi tersangka kasus penipuan.

Lord Adi mengaku tidak mengenal Indra Kenz. Uang Rp 50 juta diberikan Indra Kenz pada September 2021 lalu, saat ia merayakan ulang tahun. Uang tersebut untum bonus di ajang Masterchef Indonesia.

"Kalau perkenalan dengan Indra Kenz, saya nggak kenal dengan Indra Kenz juga, cuma waktu itu dia nge-DM saya punya netizen dan membuat sayembara mencari saya. After that dia menawarkan untuk memberi uang 50 juta  tambahan hadiah kemenangan untuk Masterchef Indonesia," ungkap Lord Adi usai mengisi acara di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan.

Di ajang pencarian bakat memasak itu, Lord Adi memang sangat populer. Bahkan banyak yang menyayangkan Lord Adi  hanya bisa mencapai juara ketiga. Menurut Lord Adi, Indra Kenz memberikan simpatinya.

"Memang suasananya waktu itu netizen agak menyesali mengapa saya kalah di Masterchef itu, nah jadi banyak yang memberikan rasa simpati. So,  buat saya one of somebody," tetang Lord Adi.

Awalnya, Lord Adi sempat menolak karena ada kecurigaan seseorang bisa tiba-tiba memberikan hadiah besar. Namun, karena saat itu Indra Kenz memberinya dengan ikhlas, pada akhirnya Lord Adi pun menerima pemberian tersebut.

"Nah, because dia beri uang yang terlalu banyak itu, saya merasa curiga dan menolak kenapa bagi ini semua. Tapi, at that point, melihat dia itu, dia ngomong ini ikhlas, jadi ya udah. Kata pepatah juga rezeki jangan ditolak," terang Lord Adi.

Hadiah dari Indra Kenz dianggap Lord Adi sebagai momen yang tepat, yaitu saat ia pertama kali memulai karir. Secara pribadi, Lord Adi sangat berterima kasih kepada Indra Kenz.

"Jadi momen dia memberikan duit itu at the right moment at the right time. Apalagi itu the start of my career, perjalanan hidup saya dan memang membutuhkan biaya. Kalau sejujurnya man to man to say, saya berterima kasih sangat kepada dia. Because for me, tidak memandang sifat buruk dia melakukan itu (trading afiliator), tapi bagaimana dia kepada saya sendiri, thank you so much," pungkas Lord Adi.

Penulis : Supriyanto
Editor : Supriyanto