Pelipis Kanan Verrell Bramasta Robek Hingga Mendapat 20 Jahitan

Supriyanto | 2 Agustus 2022 | 13:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Bercanda berujung petaka. Hal tersebut dialami Verrel Bramasta yang mendapat 20 jahitan di pelipis kanan akibat robek karena terbentur alat pemadam kebakaran. Musibah tersebut terjadi saat Verrel bercanda dengan Enrique, temannya.

Verrell yang sedang bermain balon dengan teman-temannya saling lempar. Niat menghindar, tapi Verrell justru didorong oleh salah satu temanya hingga mengenai alat pemadam api.

Kabar soal pelipis robek hingga dijahit 20 kali itu diketahui dari unggahan Verrel Bramasta melalui akun Instagram miliknya. Putra sulung Venna Melinda itu membagikan kabar tersebut sambil mengunggah video saat di rumah sakit.

"Akhirnya selesai juga dijahit. Setelah didorong sama sahabat sendiri ke fire extinguisher, hasilnya adalah 20 jahitan dan luka di slide 2. Slide 3 adalah dokter gila jangan di dengar," tulis Verrell sambil menunjukan luka di pelipis kanan yang baru dijahit.

Dalam video, Verrel menerangkan mengapa bisa terluka. 

"Didorong sama Enrique guys, terus kena fire extinguisher kencang banget," jelas Verrell Bramasta.

"Jadi ini aku kemarin jatuh, kena fire hydrant aku lagi di emergency room, mau dijahit, jujur aku takut dijahit, jadi biar aku nggak takut aku live instagram. Jadi kalian akan melihat aku dijahit," jelas Verrel.

"Ini nggak bisa bius total aja Dok? Duh, aw, bismillahirrahmanirrahim," kata Verrell Bramasta meminta ke dokter.

Verrell Bramasta pun merasa kesakitan saat menjalani tindakan tersebut. Ia berdoa dan pasrah mempercayai dokter yang melakukan tindakan untuk pelipisnya yang robek.

"Kalau bercanda jangan main balon. Kalau bercanda pilihlah teman bercanda yang tubuhnya tidak seperti monster, yang tubuhnya seperti manusia," ungkap Verrel sambil tertawa.

Unggahan tersebut membuat sang ibu khawatir. Venna Melinda turut memberikan komentar di unggahan Verrell Bramasta.

"Next time hati-hati ya ka. Love you," tulis Venna Melinda.(pri)

Penulis : Supriyanto
Editor : Supriyanto