Bintang Indonesia Paling Berkilau 2018: VERREL BRAMASTA

Yohanes Adi Pamungkas | 25 Desember 2018 | 02:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Jalan hidup Verrell Bramasta (22) berliku. Kedua orang tuanya, Ivan Fadilla dan Venna Melinda bercerai setelah menikah selama 19 tahun. Perceraian orang tua justru menyemangati Verrell untuk membuktikan, bahwa anak dari keluarga broken home bisa berprestasi.

“Menjadi anak broken home itu takdir bukan sebuah kesalahan,” jelas Verrell dalam sesi wawancara empat mata dengan Bintang di Jakarta.

Setelah masalah keluarga selesai, perlahan Verrell merintis karier sebagai pemain sinetron. Ia membintangi sinetron Rajawali, Manusia Harimau New Generation, Anak Sekolahan, dan Siapa Takut Jatuh Cinta (STJC) disambut hangat.

Judul yang disebut terakhir sempat jadi sinetron dengan rating dan share paling tinggi. Hingga kini, STJC merupakan sinetron tersukses Verrell.  

“Mama tiba-tiba mengirim SMS. Dia bilang, senang melihat saya berakting sekarang. Jarang-jarang Mama mengutarakan kebanggaan kepada anaknya,” celetuk bintang film LDR dan Dubsmash. Di STJC, Verrell memerankan Vino, mahasiswa tampan yang tengil sekaligus sombong. Akting Verrell mendapat pujian penonton. Diakui Verrell, ada banyak romantika yang terjadi di lokasi syuting STJC dari pergantian sutradara hingga pemain. 

Kondisi ini membuat Verrell belajar beradaptasi dan menjaga konsentrasi selama syuting. Hasil tidak mengkhianati usaha.

“Saya enggak menduga STJC akan sukses, bahkan, memuncaki rating dan share. Saya berusaha memberikan yang terbaik untuk mencapai hasil yang bagus,” aktor kelahiran 11 September ini menyambung.

STJC membawa banyak berkah bagi Verrell. Selain menerbangkannya ke puncak popularitas, sinetron ini mengantar Verrell ke cinta yang baru. Verrell menjalin cinta dengan lawan mainnya, Natasha Wilona.

“Saya mendapat banyak berkah dari sinetron sukses, punya pacar yang pengertian, kehidupan orang tua masing-masing sudah bahagia, dan memiliki adik-adik baru yang lucu,” ujar Verrell penuh syukur.

(han / gur)

Penulis : Yohanes Adi Pamungkas
Editor : Yohanes Adi Pamungkas