PropertyGuru Asia Real Estate Summit Digelar 8 Desember 2021 Hingga 8 Januari 2022

Redaksi | 28 Desember 2021 | 02:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Perusahaan teknologi properti terkemuka di Asia Tenggara, PropertyGuru Group, membuka akses virtual via platform utama, PropertyGuru Asia Real Estate Summit (ARES) mulai 8 Desember 2021 hingga 8 Januari 2022 mengusung tema “Revolusi Data.” Audiens bisa mengakses virtual summit ini lewat situs AsiaRealEstateSummit.com. Di sana ada fitur live chat, dua exhibition halls, plus 30 booth interaktif. Ajang tahunan ketujuh ini diikuti para pengambil keputusan dari kawasan Asia Pasifik dan sekitarnya. Mereka menyoroti industri properti yang berfokus pada keberlanjutan, green building dan finance, clean tech, urban resilience, dan smart cities, dengan ilmu pengetahuan dan wawasan berbasis data.

Terkait wawasan berbasis data, Chief Executive Officer and Managing Director of PropertyGuru Group, mengungkapkan, “Wawasan berbasis data dapat mendukung semua bagian ekosistem real estat.” Pemimpin summit sekaligus Managing Director Quantum Thailand Ltd Stephen Oehme menekankan manfaat ilmu data dalam mewujudkan tujuan keberlanjutan. “Keberlanjutan itu lensa untuk mencapai hasil yang kita inginkan dan warisan yang hendak kita tinggalkan. Kita harus lebih progresif. Kita perlu mencapai hasil yang solid dan bertahan lama,” kata Stephen lewat siaran pers yang kami terima pekan ini.

PropertyGuru ARES 2021 dibagi beberapa segmen, yakni data landscape, accessible data, sustainable development, dan inovasi data. Yang menarik, untuk kali pertama penghargaan Visionary of the Year diberikan buat perempuan, yakni arsitek lanskap Thailand Kotchakorn Voraakhom. Dengan proyek-proyek terkenal seperti Chulalongkorn Centenary Park dan Chao Phraya Sky Park, Kotchakorn dipandang sangat layak menerima kehormatan.

Terkait penghargaan yang diterimanya, Kotchakorn Voraakhom, menyatakan, “Sangat penting bahwa setiap perempuan memiliki kesempatan duduk di meja dan berbagi pemikiran, ide, dan kreativitas. Kita memiliki masyarakat yang lebih beragam. Saya berharap semua kreativitas kita dapat digabungkan untuk mengatasi masalah perubahan iklim.”

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi