Setelah 6 Tahun, Beyonce Akhirnya Kembali Merilis Album, Renaissance

Redaksi | 1 Agustus 2022 | 05:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Berjeda enam tahun dari album terakhirnya, Beyoncé akhirnya merilis album ketujuh yang sangat dinantikan oleh para penggemarnya dengan judul Renaissance. Lewat 16 lagu yang termuat di dalamnya, Beyoncé kembali menunjukkan kualitas vokal yang kuat, unik, kaya, dan penuh penjiwaan, yang mengajak para pendengar lagu-lagunya untuk merayakan kebebasan dan menari mengikuti irama musik penuh energi yang didominasi oleh disko dan house.

Hadirnya album Renaissance diawali dengan dirilisnya single pertama, Break My Soul, pada 20 Juni 2022. Berhasil masuk ke sepuluh besar di daftar US Billboard Hot 100 dan menjadi nomor satu di daftar US Billboard Hot Dance/Electronic Songs selama empat minggu berturut-turut, Break My Soul disebut-sebut sebagai anthem dari musim panas yang kali ini dapat dirayakan tanpa batasan. 

Beyoncé sendiri telah memberi bocoran tentang album Renaissance sejak 15 Juni 2022 di akun sosial medianya, lewat sebuah unggahan berjudul “act i - RENAISSANCE” yang menceritakan bahwa proses produksi album ini dilakukan selama pandemi. Dengan banyaknya batasan dalam beraktivitas, Beyoncé merasa kreativitas dan jiwa petualangnya malah terpicu untuk berkarya. Album ini juga merupakan sebuah karya yang mengajak pendengarnya merasa aman dan nyaman menjadi diri-sendiri, terlepas dari penghakiman dan tuntutan menjadi sempurna yang memicu overthinking. 

Dengan semangat ini, lagu-lagu dari album Renaissance akan mengajak pendengarnya seperti memasuki sebuah klub di mana mereka bisa dengan bebas bergerak dan mengekspresikan diri disertai iringan musik di lantai dansa. Tak hanya lewat musik, album ini juga dipenuhi lirik-lirik yang kuat, berani, dan rasa percaya diri yang tak ingin dibatasi.

Walau didominasi oleh berbagai varian dance music, seperti disko, electronic house, Jersey Club, tapi musik di album Renaissance menjadi eklektik dengan kehadiran jenis musik lainnya, mulai dari hip-hop, rap, R&B, soul, gospel, dan Afrobeat. 

Ada begitu banyak lagu yang dapat menjadi pengiring tarian di lantai dansa, seperti Alien Superstar, Cuff It dan Virgo’s Groove yang menampilkan musik disko, Break My Soul yang menghentak dengan musik house dari awal dekade ‘90-an, Move yang menyenangkan dengan musik Afrobeat, serta Thique dan Summer Renaissance. Di antara lagu-lagu dengan musik upbeat ini terselip Plastic of the Sofa dengan musik R&B yang lebih lembut tapi groovy. 

Hal yang menarik adalah hadirnya berbagai sample yang diselipkan di lagu-lagu dari album ini, di antaranya Moonraker dari The Foremost Poets di Alien Superstar, Show Me Love dari Robin S. di Break My Soul, Center of Thy Will oleh The Clark Sisters di Church Girl, dan I Feel Love dari Donna Summer di lagu Summer Renaissance. 

Untuk produksinya, Beyoncé menggandeng musisi kelas atas mulai dari vokalis, penulis lagu, dan produser, di antaranya adalah The-Dream, Nile Rodgers, NOVA, NO ID, Raphael Saadiq, Mike Dean, Honey Dijon, Chris Penny, Luke Solomon, Skrillex, Beam, Big Freedia, Jay-Z, Drake, Beam, Grace Jones, dan Tems. 

Lewat album ini, Beyoncé mengajak para penggemarnya untuk bersenang-senang dan tetap bergoyang, serta menunjukkan betapa unik, kuat, dan seksinya diri mereka.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi