Home: Bersama Alien Mencari Ibu

Panditio Rayendra | 27 Maret 2015 | 20:14 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - KEBANYAKAN film animasi ditujukan untuk penonton anak.

Di Hollywood, tanpa melupakan esensi sebagai tontonan anak, film animasi memiliki cerita yang kuat dan efek canggih, sehingga bisa menjadi tontonan yang mengasyikan bagi penonton dewasa.

Bagaimana dengan Home?

Film arahan sutradara Tim Johnson ini mengisahkan seorang alien bernama Oh (Jim Parsons) yang memiliki sifat berbeda dengan rekan-rekannya sesama alien ras Boov.

Jika kebanyakan Boov kaku dan formal, Oh selalu ceria dan bersemangat. Sifat ini membuat Oh dipandang aneh oleh sesamanya.

Boov yang dipimpin Kapten Smek (Steve Martin), bermigrasi ke bumi untuk menghindari serangan dari alien ras lain yang telah menjadi musuh abadi.

Sementara semua manusia di bumi, dipindahkan ke Australia. Digambarkan manusia justru lebih bahagia setelah dikumpulkan di Australia.

Tanpa Boov sadari, ada satu gadis remaja, Tip (Rihanna) yang lolos dari proses perpindahan manusia ke Australia. Bersama kucing kesayangannya, Tip bertekad mencari ibu kandungnya, Lucy (Jennifer Lopez) yang sudah diungsikan ke Australia.

Suatu hari, Oh melakukan kesalahan yang membuat alien musuh mengetahui habitat kaum Boov terkini. Oh menjadi buronan di kalangan Boov. Dalam pelariannya, Oh bertemu dengan Tip.

Dari yang mulanya curiga, Tip perlahan akrab dengan Oh. Mereka memilih bersama untuk menuntaskan misi masing-masing: mencari ibu dan menghentikan serangan alien jahat.

**

Home, yang naskahnya digarap Matt Ember dan Tom J. Astle ini, menampilkan cerita sederhana, bahkan cenderung mudah ditebak. Padahal kisah pertemanan anak perempuan dengan makhluk luar angkasa bukan hal baru, sebut saja Lilo & Stitch. Bagi saya pribadi, penampilan fisik Oh kurang menggemaskan, dan bukan sosok yang membuat orang jatuh cinta pada pandangan pertama.

Dari soundtrack, ada lagu yang dinyanyikan Rihanna, Charli XCX dan Jennifer Lopez. Ear-catching, tapi tidak everlasting.

Namun bagi penonton anak, Home, animasi penuh warna yang membuat mereka tenggelam dalam imajinasinya. Pesan moralnya pun jelas, pentingnya arti keluarga dan jangan takut untuk menjadi berbeda di lingkungan sendiri. Semua itu ditampilkan dengan humor komikal sekaligus menyentuh pada beberapa momen.

(ray/gur)

 

Penulis : Panditio Rayendra
Editor : Panditio Rayendra