5 Tipe Cinta Segitiga di Film dan Serial

Redaksi | 22 Februari 2020 | 05:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Kita semua pasti pernah merasakan jatuh cinta. Beberapa gejala awalnya termasuk berdebar-debar ketika bertemu, tersenyum lebar ketika menerima panggilan telepon, dan tidak bisa berhenti memikirkan orang tersebut. Namun bagaimana jika Anda merasakan hal ini dengan dua orang yang berbeda dalam waktu yang bersamaan?

Berikut ini lima tipe cinta segitiga yang dapat Anda temukan di beberapa film dan serial Netflix. Siapa tahu Anda pernah mengalaminya juga.

Masa sekarang vs Masa lalu (To All the Boys: P.S. I Still Love You)

Ini mungkin kasus cinta segitiga yang paling sering ditemui. Meskipun cinta baru selalu menyenangkan, tetap akan sulit untuk melupakan sosok yang memiliki sejarah dengan kita. Ada banyak kenangan yang tidak mungkin hilang begitu saja. Contohnya Lara Jean (Lana Condor) dan Peter Kavinsky (Noah Centineo) di To All the Boys: P.S. I Still Love You. Tema besar film ini adalah masa lalu yang datang dalam wujud mantan pacar Peter, Genevieve (Emilija Baranac), dan John Ambrose McClaren (Jordan Fisher), salah satu penerima surat cinta Lara Jean. Meski awalnya bagaikan budak cinta, hubungan Lara Jean dan Peter pun harus diuji ketika masa lalu mereka kembali hadir dalam kehidupan mereka.

Harapan vs Realita (My Holo Love)

My Holo Love mungkin memiliki kisah cinta segitiga yang tidak realistis karena melibatkan seorang wanita dengan kelainan prosopagnosia, seorang programmer jenius, dan sebuah hologram AI – yang memiliki wajah serupa dengan penciptanya. Namun pada intinya, serial ini menggambarkan sebuah pilihan antara seseorang yang manis tapi tidak ada harapan untuk masa depan, atau seseorang yang berkarakter dingin tetapi bisa menjadi sosok pendamping di masa depan.

Orang yang tepat di waktu yang salah vs Orang yang salah di waktu yang tepat (Sex Education)

Robin Scherbatsky pernah berkomentar di How I Met Your Mother, “Jika chemistry sudah didapatkan, maka tinggal menunggu waktu. Namun memang proses menunggu itu yang paling menyebalkan”. Ini merupakan penggambaran yang tepat untuk hubungan Otis Milburn (Asa Butterfield) dan Maeve Wiley (Emma Mackey) di Sex Education. Keduanya memendam perasaan terhadap satu sama lain, namun waktu tidak pernah berpihak kepada mereka. Hubungan mereka selalu ‘diganggu’ oleh orang yang salah: entah itu Jackson (Kedar Williams-Stirling) – pacar Maeve, atau Ola (Patricia Allison) – tempat pelarian Otis ketika ia merasa tidak ada harapan dengan Maeve. 

Sahabat vs Pacar (The Kissing Booth)

Jika pernah terjebak di antara pacar dan sahabat yang saling membenci, Anda pasti bisa memahami dilema Elle Evans (Joey King) di The Kissing Booth. Film ini mengisahkan seorang remaja nyentrik bernama Elle yang jatuh cinta dengan kakak kelasnya yang gemar berkelahi, Noah (Jacob Elordi). Ketika Noah membalas perasaan Elle, keduanya pun setuju untuk berpacaran – meskipun hal ini sangat ditentang oleh adik Noah yang merupakan sahabat Elle sejak kecil, Lee (Joel Courtney). Pada akhirnya, Elle harus membuat keputusan tersulit di kehidupan remajanya: mengejar cintanya atau mempertahankan persahabatannya.

Wajah lama vs Wajah baru (Crash Landing on You)

Jika Anda sedang dekat dengan dua sosok ini, tidak heran apabila Anda menjadi galau untuk memilih – seperti Ri Jeong-hyuk (Hyun Bin) di Crash Landing on You. Sebuah kecelakaan saat paralayang membuat seorang business woman ternama di Korea Selatan Yoon Se-ri (Son Ye-jin) terdampar di Korea Utara dan mengubah kehidupan seorang perwira militer bernama Jeong-hyuk. Tak lama pria ini pun menjadi bahan rebutan dua chaebol wanita yang sama cantiknya: Se-ri dari Korea Selatan dan Seo Dan (Seo Ji-hye) dari Korea Utara. Meski mungkin kita akan berubah haluan menjadi tim Seo Dan and Gu Seung-joon (Kim Jung-hyun) di penghujung akhir serial ini, tetap saja kita tidak akan melupakan cinta segitiga Jeong-hyuk.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi