Dicap Perusak Hubungan Irfan - Irma Darmawangsa, Ini Kata Barbie Kumalasari

Altov Johar Sabtu, 9 November 2019 07:00:50
Barbie Kumalasari dicap sebagai perusak hubungan asmaran Irma Darmawangsa dengan Irfan Sbaztian (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Barbie Kumalasari dicap sebagai perusak hubungan asmaran Irma Darmawangsa dengan Irfan Sbaztian. Pasalnya, baru-baru ini tangkap layar video call Barbie Kumalasari dan Irfan tersebar di jagad maya. Apalagi di foto itu Irfan dalam kondisi telanjang dada.

Dicap sebagai perusak hubungan orang lain, Barbie Kumalasari memberi klarifikasi. Menurutnya hal itu hanya pemikiran orang yang menganggapnya demikian.

"Kalau merusak itu kan pemikiran orang. Banyak, gue sama papi Uya, ama Boy William, tiap hari gue telepon-teleponan santai. Ceweknya enggak ada yang pada marah, bunda Astrid juga enggak marah," ujar Barbie Kumalasari di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (8/11).

Barbie Kumalasari melanjutkan, hubungannya dengan Irfan hanya sebatas teman baik. Selama ini mereka juga sering membahas soal nge-gym. Sejauh ini Kumalasari mengaku nyaman berteman dengan Irfan.

"Kalau nyaman sih kita emang kebanyakan ngobrolin gym ya, karena Irfan juga kenal kok. Ada beberapa teman-teman cowok gue yang hobi nge-gym terus personal trainer, waktu kita bikin vlog juga ada. Jadi bukan hal yang gimana-gimana," urai Kumalasari.

Sebelumnya Irfan mengaku sudah memblok nomor telepon Barbie Kumalasari. Terkait hal itu Kumalasari tidak mengetahuinya. Seperti diketahui, gara-gara video call hubungannya dengan Irma Darmawangsa jadi berantakan. "Belum tahu sih (diblok). Kali aja ada Irfan punya nomor lain atau apa," pungkas Barbie Kumalasari. 

(Tov)

Penulis Altov Johar
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.