5 Makanan Ini Pemicu Kolesterol Jahat

aura.co.id | 8 November 2016 | 03:15 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Konsumsi makanan yang kurang sehat dan berlebihan menjadi salah satu penyebab munculnya kolesterol jahat dalam tubuh. Hal itu dapat memicu penyempitan dalam pembuluh darah jantung dan stroke.

Hal itu diungkapkan Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Klikdokter.com, Dr. Vito A. Damay, Sp.JP, M.Kes, FIHA, FICA. Dia menjelaskan, kondisi kadar kolesterol jahat yang tinggi sebenarnya tanpa gejala spesifik.

“Walaupun masyarakat Indonesia umumnya berasumsi bahwa gejala kolesterol tinggi bisa dikenali lewat tanda seperti pusing pada bagian belakang kepala, pegal pada tengkuk dan pundak, serta nyeri pada dada bagian kiri seperti tertusuk,” ujar Dr. Vito dalam siaran persnya, belum lama ini.

Sebagai langkah edukasi masyarakat untuk mencegah kolesterol jahat, Dr. Vito memaparkan lima jenis makanan yang tinggi kadar kolesterol jahat (LDL). Diantaranya ada kuning telur dengan 1234 mg kolesterol/100 gr, telur ikan dengan 588 mg kolesterol/100 gr, hati dengan 564 mg kolesterol/100 gr, mentega dengan 215 mg kolesterol/100 gr dan udang dengan 588 mg kolesterol/100 gr.

Mengacu pada riset dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika, orang dengan kadar kolesterol tinggi, berisiko hingga 2 kali lipat menderita penyakit jantung dibandingkan orang dengan kadar kolesterol normal.

Sementara proporsi rata-rata masyarakat Indonesia dengan kadar kolesterol total diatas nilai normal adalah 35% (1 dari 3 orang). Proporsi masyarakat dengan LDL (kolesterol jahat) diatas nilai optimal mencapai 76,2% (dengan proporsi kategori LDL tinggi atau sangat tinggi 15,9%).  

Untuk itu, dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia Kalbe didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Yayasan Jantung Indonesia serta bekerjasama dengan Klikdokter.com mengadakan gerakan Indonesia Tangkal Kolesterol melalui produknya Nutrive Benecol.

Gerakan Indonesia Tangkal Kolesterol merupakan rangkaian program edukasi dengan misi meminimalisir penderita kolesterol tinggi dan menurunkan risiko stroke serta penyakit jantung koronerdi Indonesia karena kolesterol tinggi.

 

(uli/gur)

 

Penulis : aura.co.id
Editor: aura.co.id
Berita Terkait