1,5 Tahun Dirawat di Singapura, Shakira Putri Denada Rindu Jakarta

Altov Johar | 6 Juli 2019 | 05:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Setahun lebih Shakira, putri Denada, menjalani perawatan di Singapura, karena sakit leukemia yang dideritanya. Diakui Denada, putrinya angat rindu pulang ke Jakarta. Pasalnya selama di Singapura, Shakira hanya berdiam diri di rumah.

"Banget (rindu), namanya juga anak umur segitu. Di sana kita hidupnya juga benar-benar hanya rumah, rumah sakit. Belum boleh sekolah, belum boleh ke tempat umum, jalan-jalan ke tempat umum yang di luar rumah sakit," ujar Denada di Hotel Four Seasons, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (5/7).

Menurut Denada, wajar jika Shakira merasa bosan dan ingin menjalani aktivitas seperti dulu. Apalagi sebelum bertolak ke Singapura, Shakira sudah sempat diterima di salah satu sekolah di Jakarta.

"Kangen ke mal, kangen sekolah. Sebelum berangkat itu, dia sudah diterima di sekolah di Indonesia. Aku sudah mau bayar karena sudah diterima. Tapi namanya manusia hanya bisa berencana," imbuhnya.

Denada masih ingat betul bagaimana kebahagiaan Shakira saat itu, karena akan bersekolah. Sayangnya sang anak justru harus menjalani treatment lantaran sakit yang diidapnya.

"Ya ini berat buat dia, jadi sering ngomong macam-macam. 'Ibu aku kangen rumah di Jakarta', kita ada rumah lama. Kadang kangen Banyuwangi, Bali, mulai daerah Indonesia yang permah aku bawa dia ke sana. Aku kangen ke Medan, Surabaya, Mojokerto," urai Denada.

Denada melanjutkan, meski boleh keluar ruangan, lingkungan yang didatangi harus terjaga kebersihannya. Namun beberapa bulan terakhir Shakira dibolehkan datang ke children center.

"Bukan sekolah, tapi satu tempat kayak ruangan gitu, betul-betul lingkungan terkontrol seperti udara, lantai dan lain-lainnya bersih. Di situ dia dikumpulkan dengan anak-anak yang menjalani kemoterapi, jadi mempunyai kekebalan tubuh yang rendah," pungkas Denada.

(tov/bin)

Penulis : Altov Johar
Editor : Altov Johar