Viral Video Larissa Chou Menangis Doakan Pernikahan Alvin Faiz dengan Istri Baru, Belum Bisa Move On?

Indra Kurniawan | 18 September 2021 | 11:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Beredar video Larissa Chou menitikkan air mata saat mendoakan pernikahan mantan suaminya, Muhammad Alvin Faiz, dan istri barunya, Henny Rahman. Momen tersebut terjadi di sebuah acara yang turut dihadiri istri kedua mendiang Ustaz Arifin Ilham, Umi Raina Bawazier dan artis Rachel Maryam.

Dilihat tabloidbintang.com dari Instagram @support.larissa_yusuf, saat mendapat kesempat untuk berbicara di depan majelis ia tidak ketinggalan untuk mendoakan mantan suami yang telah diceraikannya beberapa bulan lalu. Awalnya Rissa, sapaan akrabnya, lancar berbicara. Nadanya perlahan menjadi lirih saat berdoa untuk Alvin.

"Semoga Alvin sakinah, mawadah, waramah. Aamiin ya. Semoga Alvin pernikahannya..uhm..sampai jannah. Aamiin," doa Larissa Chou yang turut diamini semua yang hadir di situ.

Banyak yang beranggapan Larissa Chou menangis karena belum bisa move on dari Alvin. Tidak benar. Larissa menangis lebih karena menahan sakit hati saat mendoakan seseorang yang sudah meninggalkan luka batin dalam hidupnya sampai saat ini.

"Iya, ini nangis bukan karena belum move on ya. Nangis mungkin berusaha untuk ikhlas menerima apa yang sudah terjadi, apa yang ada di depan, gitu kan ya," jelas Larissa yang setelah cerai memilih tinggal di Bandung bersama putranya, Yusuf.

Larissa hanya merasa, lima tahun pernikahan bukanlah waktu yang singkat. Apalagi dengan lika-liku yang mesti dihadapi, benar-benar menguras hati dan pikirannya.

"Ya ini fakta, aku sakit hati doain orang jahat itu dengan ikhlas. Masalah Alvin-nya gak usah dipikirin," tulis Larissa merespons pertanyaan netizen di DM, Jumat (17/9).

Netizen ikut sedih apa yang dialami dan dirasakan Larissa Chou. Mereka berharap Larissa segera menemukan jodoh terbaik dari Tuhan.

"Semoga Cici diteguhkan hatinya untuk selalu sabar dan ikhlas. Insya Allah Cici akan bahagia setelah ini. Aamiin," ujar netizen.

Penulis : Indra Kurniawan
Editor : Indra Kurniawan