Sandiaga Uno Mengklaim Lebih Banyak Alumni Pangudi Luhur yang Mendukung Dirinya

TEMPO | 7 Februari 2019 | 18:50 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Sandiaga Uno mengklaim lebih banyak alumni SMA Pengudi Luhur yang mendukung dirinya ketimbang yang ada di kubu calon presiden Jokowi. Namun, Sandiaga mengaku meminta mereka tak perlu menunjukkan dukungan di hadapan publik. "Banyak, hampir semua. Enggak usah (bilang-bilang), saya bilang jangan, jangan memecah belah," kata Sandiaga Uno di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa, 5 Februari 2019.

Sandiaga Uno berendapat, perbedaan dukungan alumni Pangudi Luhur di pemilihan presiden 2019 merupakan bagian dari dinamika politik yang bisa dimaklumi. Ada anak PL yang mendukung dirinya sebagai sesama alumni PL, ada juga yang berlabuh ke kubu petahana. "Enggak usah jauh-jauh, teman sebangku saya, sebelah kiri Pak Rosan, sebelah kanan Pak Sandi, satu dukung saya satu dukung Pak Jokowi," kata Sandiaga Uno.

Rosan yang dimaksud Sandiaga Uno adalah Rosan Perkasa Roeslani dan Panji Gunardi Danuhusodo. Rosan kini menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin. Selain Panji, kata Sandiaga, ada pula alumni PL angkatan 1992, yakni Alex Yahya Datuk yang didapuk menjadi ketua tim strategis. Panji Gunardi dan Alex bukan nama baru di lingkaran Sandiaga Uno. Keduanya berada di dekat Sandiaga sejak pemilihan gubernur DKI 2017. Alex bahkan ditunjuk menjadi juru bicara Sandiaga dan pasangannya, Anies Baswedan.

"Hampir semua dari tim inti saya yang dari SMA PL cukup banyak. Mulai dari DKI, ya," kata dia.

Sandiaga Uno mengatakan, dukungan alumni PL kepada lawannya di pilgub DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok malah lebih frontal lagi. Namun dia mengklaim hubungan mereka membaik setelah silaturahmi seusai pemilihan gubernur. "Kami bersatu lagi, enggak masalah," ujarnya.

Sandiaga Uno lulus dari SMA Pangudi Luhur Jakarta pada tahun 1987. Selain Rosan dan Panji, Sandiaga juga satu angkatan dengan Sihar Sitorus, calon wakil gubernur Sumatera Utara yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat pada pilkada 2018.

TEMPO.CO

Penulis : TEMPO
Editor : TEMPO