Lebih Banyak Ditonton Dibanding Sinetron-sinetronnya, GTV Bakal Perbanyak Program Non Drama?

Indra Kurniawan | 25 November 2022 | 19:00 WIB

GTV tampaknya kembali melakukan perubahan strategi. Tak berpengaruh terhadap perolehan rating dan share dengan menempatkan program drama di slot primetime, kini GTV mengunggulkan program non drama.

GTV bolak-balik menayangkan program baru drama di slot primetime sepanjang 2022 ini. Dari IPA & IPS, Anak Jalanan: A New Beginning, Dunia Kiara, Serigala Bucin, Jomblo-Jomblo Bahagia sampai Mantan IPA & IPS season 2.

Diproduksi MNC Pictures, sinetron-sinetron tersebut gagal mendongkrak performa rating dan share GTV. Saat ini, share sinetron-sinetron GTV berkisar 2 hingga 4 persen. Teranyar dilihat dari data rating yang rilis hari ini, Jumat (25/11), rating tertinggi sinetron GTV diraih oleh Mantan IPA & IPS.

New_line

Hal itu yang mungkin melatari keputusan GTV untuk menggeser program drama ke slot tayang lebih malam. Sementara slot primetime diisi program-program drama. Seperti Superdeal Indonesia pukul 17.00 WIB dan Kisah Viral +62 pukul 18.30 WIB. Hasilnya, moncer.

Data rating terkini Superdeal meraih menempati peringkat 13 dengan TVR 1,7 dan audience share 7,6 persen. Sementara Kisah Viral mengumpulkan TVR 1,3 dengan audience share 4,8 persen. Sebuah pencapaian yang rasanya sulit diraih program-program dramanya.

New_line

Superdeal Indonesia yang tayang di GTV merupakan musim 7. Tayang perdana sejak 27 Juni 2022, acara ini dipandu oleh Andhika Pratama, Edric Tjandra, Gilang Gombloh, dan Erick Estrada. Sebelumnya Superdeal pernah tayang di ANTV.

Berkat Superdeal dan Kisah Viral, GTV bertengger di peringkat 7 stasiun tv dengan rating tertinggi, di atas Trans 7. Akankah GTV memperbanyak program non drama di slot primetime?

Penulis : Indra Kurniawan
Editor: Indra Kurniawan
Berita Terkait