Soal Utang Rp1,1 Miliar, David NOAH Nyatakan Sanggup Bayar Kontan

Ari Kurniawan | 10 September 2021 | 07:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Kasus dugaan penggelapan dana senilai 1,1 miliar rupiah yang menyeret nama David NOAH masih terus bergulir. Kabar terbaru, sudah ada kesepakatan antara David dengan pihak Lina Yunita, selaku pelapor.

Devi Waluyo, kuasa hukum Lina, mengatakan David sudah menyanggupi untuk mengembalikan uang milik Lina secara kontan. "Sudah sepakat tidak dicicil. Tinggal tunggu realisasinya aja," ujar Devi, kepada wartawan, Kamis (9/9).

Sejak awal, diungkapkan Devi, pihaknya sudah membuka jalur kekeluargaan. Hanya ada satu syarat yang harus dipenuhi David NOAH, yakni mengembalikan uang yang dipinjam secara utuh. "Kami hanya minta dikembalikan saja sesuai komitmen perjanjian. Tidak ada yang lain-lain," tegasnya.

Sebelumnya, David NOAH menjelaskan bahwa uang yang dipinjam dari Lina Yunita bukan untuk keperluan pribadinya. Melainkan untuk sebuah proyek yang tengah dikerjakan oleh perusahaan A, dimana David menjabat sebagai direktur komunikasi di dalamnya. 

Di luar dugaan, proyek yang dijalankan perusahaan A menemui banyak kendala. Puncaknya, proyek dibatalkan akibat pandemi Covid-19. Sebagian besar rekan David di perusahaan tersebut angkat kaki.

Tapi David NOAH tidak ingin lepas dari tanggung jawab. David mengaku sempat melakukan musyarawah dengan Lina Yunita dan mengungkapkan niatnya untuk membayar utang perusaan A secara mencicil. "Ya seada-adanya aja, waktu itu saya kasih 500 juta, dari uang pribadi saya, tapi dia nggak mau," ungkap David NOAH. 

David NOAH mengatakan dirinya termasuk musisi yang tedampak Covid-19. Tidak ada aktivitas manggung, tabungannya pun sudah terkuras untuk biaya hidup sehari-hari. "Ya di zaman pandemi gini, bisnis hiburan dampaknya yang paling kena ya. Saya sih tadinya berharap banget kalau ini tidak pandemi, saya optiomis secara pribadi bisa selesaikan secara pribadi. Kondisi begini manajemen juga tahu lah kondisinya, gimana susahnya," beber David NOAH. 

Penulis : Ari Kurniawan
Editor : Ari Kurniawan