Bukan Hanya Body Shaming, Ini 3 Jenis Shaming Lainnya yang Perlu Diketahui

Vallesca Souisa | 30 Maret 2022 | 02:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - “Shaming” istilah yang sering kita dengar akhir-akhir ini adalah mengacu pada tindakan atau ucapan yang mempermalukan. Seseorang sengaja melakukannya untuk membuat orang lain malu, membuat orang lain merasa rendah. Yang paling sering adalah “body shaming”, menjelekk-jelekkan, mempermalukan seseorang karena kondisi fisiknya. Tapi ternyata tindakan ini nggak hanya sebatas di body shaming, lho. Ini dia 3 jenis shaming lainnya. 

Single Shaming
Body Shaming terkait dengan tubuh, kalau single shaming berkaitan dengan status seseorang. Status “Single”. Di Indonesia, sadar atau nggak sadar, banyak orang melakukan single shaming. Kayaknya kalau sudah usia tertentu belum menikah juga, maka orang akan menilamu aneh, atau ada yang nggak asik deh dari dirimu, lalu memperolok. Kebanyak korban single shaming adalah perempuan. 

Gender Shaming
Selain disebut gender shaming, bisa juga disebut sexism. Berarti perolaku mendiskriminasi salah satu gender. Kerap kali dilakukan tanpa sadar. Misalnya dengan menyebut, “laki-laki nggak boleh nangis”. Atau, “perempuan itu nggak boleh terlalu berani.” Padahal semua orang, nggak laki nggak perempuan wajar aja menangis. 

Age Shaming
Age Shaming disebut juga ageism. Tidakan age shaming dilakukan dengan melabeli setiap orang yang usianya lebih muda itu, dianggap lebih enerjik, lebih kreatif, tapi pengalamannya nol. Sementara yang tua, dianggap berpengalaman tapi kurang produktif.

Penulis : Vallesca Souisa
Editor : Vallesca Souisa