Dihujat Soal Agama, Anggun Tulis Pesan Ini untuk Netizen

Christiya Dika Handayani Jumat, 23 Agustus 2019 20:15:55
Anggun (Seno / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Anggun belum lama ini menuai kritikan dari netizen terkait unggahan di Instagramnya. Di postingan yang dibagikan, Rabu (21/8), Anggun membagikan postingan yang dianggap menyindir kasus pelecehan agama yang diduga dilakukan Ustadz Abdul Somad.

Seperti diketahui, ustadz yang akrab disapa UAS itu dituding melecehkan simbol agama Kristen yakni salib dalam ceramahanya. 

Di unggahannya itu, Anggun memperlihatkan foto kolase Ustadz Abdul Somad dan Meliana, wanita yang didakwa karena mengkritik suara azan. Ia pun membandingkan keduanya dengan minoritas dan mayoritas.

"Meliana & Somad. Minoritas VS Mayoritas #Kenyataan," tulis Anggun di keterangan fotonya.

Karena unggahan ini, Anggun tidak hanya mendapat komentar dukungan, tapi juga komentar bernada menghujat. Sadar menjadi bahan bullyan netizen, ibu satu anak ini kembali menyampaikan pendapatnya melalui postingan Instagramnya.

Di unggahan yang dibagikan Kamis (22/8), Anggun mengingatkan netizen untuk lebih memiliki toleransi beragama. Ia juga mendoakan mereka semoga hidup dalam kebahagiaan.

"Hai kalian yang suka keroyokan menghujat yang saya nggak kenal dan nggak mau kenal. Semoga satu hari hidup kalian sebahagia hidup saya supaya kebencian yang kalian punya bisa menjelma menjadi cinta," tulis Anggun di keterangan video boomerang-nya yang berpose flying kiss.

"Yuk #ToleransiBeragama dan berteman dengan pemeluk agama-agama lain supaya bisa mengerti perasaan mereka. Kita hidup nggak sendiri saaaay," sambung Anggun.

(dika / gur)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.