Miris, Anggun Ikut Sedih Makam B. J. Habibie Dijadikan Obyek Selfie

Christiya Dika Handayani Selasa, 17 September 2019 12:45:18
Anggun (Seno / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Jenazah Presiden Indonesia ke-3, B. J. Habibie telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Kamis (12/9) siang. Ribuan orang mengantarkan Habibie ke peristirahatannya yang terakhir.

Namun di tengah rasa duka itu, muncul keprihatinan atas perilaku sejumlah orang yang menjadikan makam B. J. Habibie sebagai objek swafoto atau selfie. Di media sosial, beredar foto-foto yang memperlihatkan warga asyik berselfie di makam Habibie.

Hal ini pun turut menjadi sorotan Anggun yang kini menetap di Perancis. Di Instagramnya, Anggun membagikan dua foto yang memperlihatkan momen tersebut. Mengiringi unggahannya, Anggun meluapkan kesedihannya.

Anggun Miris
Anggun Miris

"Melihat foto ini mendadak sedih. Mungkin sudah saatnya ada edukasi untuk para 'Generasi Selfie' yang harus belajar menilai situasi dan melihat konteks," tulis Anggun di keterangannya, Minggu (15/9).

Anggun mengatakan hal tersebut tak pantas dilakukan karena kurang pantas. Menurutnya, masih banyak hal yang bisa di posting di media sosial. "Ada saat untuk bisa selfie dan untuk tidak. Ada banyak hal yang bisa diposting tapi banyak juga yang tidak perlu," tutup Anggun.

Unggahan ini pun turut dikomentari sejumlah artis yang ikut meluapkan rasa sedihnya, seperti Dewi Gita dan Betrand Antolin.

"Masya Allah,, sedih banget lihatnyaa," komentar Dewi Gita.

"Demam kebutuhan gambar relevan terkini buat upload di sosmed.. its sad but it is what it is... no compassion and thoughts about non others but oneself," tulis Betrand Antolin.

(dika / ray)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.