Hidungnya Disebut Selalu Merah, Begini Komentar Nikita Mirzani

Redaksi | 26 Januari 2022 | 19:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Wajah Nikita Mirzani jadi perbincangan warganet. Hal itu terjadi ketika Nikita melakukan live di Instagramnya. Seorang netizen kemudian mengomentari bagian hidung ibu tiga anak tersebut. “Hidungnya kenapa selalu merah,” komentar salah satu netizen.

Nikita Mirzani lalu menjelaskan bahwa hidungnya adalah hasil operasi yang bukan masuk kategori operasi implan. “Kalian enggak, gimana ya jelasinnya, hidung gue merah itu, karena pertama ini operasi ya, dan operasinya ini enggak pake implan, jadi once gue ingusan, gue giniin pasti merah,” terang Nikita.

Nikita kemudian mengkritik balik netizen. “Nanti enggak merah enggak di-komenin, merah di-komenin, kalian tuh kadang-kadang ngomeninnya tuh suka hal-hal yang enggak penting, gitu,” ungkapnya lagi.

Kemudian Nikita Mirzani menjelaskan bahwa operasi hidung yang tidak menggunakan implan seperti yang dilakukannya memiliki kelebihannya sendiri. “Nih, tuh, hidung gua tuh bisa di-gini-giniin, karena ini enggak pake implan, kalo make implan, mereka takut nih, buat begini,” ucap Nikita sambil menekan dan menggoyang-goyangkan hidungnya.

Nikita Mirzani diketahui selalu mengampanyekan orang untuk selalu menyayangi diri sendiri. Caranya bisa melalui apa pun, bahkan operasi plastik. Hal itu disampaikannya lewat video unggahan di YouTube Niki’s Fans dua tahun lalu.

“OP ini OP itu, yang penting lo punya duit, duit banyak, biar enggak salah cari rumah sakit yang bagus buat plastic surgery. Jadi buat kalian yang punya duit banyak dan sayang sama badan, sayang sama diri sendiri, enggak ada salahnya kalian plastic surgery, yang salah itu, elo plastic surgery pake duit orang, nyolong, korupsi, nipu, paham?” ucap Nikita.

Selain itu, meskipun menggunakan uang sendiri, Nikita Mirzani mewanti-wanti untuk serius mencari rumah sakit atau klinik kecantikan agar tidak terjadi kegagalan pasca operasi yang sering dialami oleh banyak orang.

(Dewi Maharani)

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi