Soal Prabowo Salahkan Presiden Sebelum Jokowi, Ini Kata Demokrat

TEMPO | 14 April 2019 | 14:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Ferdinand Hutahaean, Kepala Divisi Advokasi Partai Demokrat, keluar dari lokasi Debat Capres kelima di Hotel Sultan, Jakarta. Ferdinand mengatakan hendak tidur. “Mau tidur kita,” kata Ferdinand di lokasi debat, Sabtu, 13 April 2019.

Saat kedua kalinya ditanya alasan dirinya pergi, Ferdinand Hutahaean beralasan sedang sakit perut. “Saya sakit perut mau pulang dulu,” kata dia.

Ferdinand tidak mau berkomentar saat dikonfirmasi apakah walkout ini karena calon presiden nomor 02, Prabowo Subianto menyalahkan presiden-presiden sebelum Jokowi yang salah satunya adalah Ketua Umum Demokrat, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ferdinand Hutahaean menganggap ucapan Prabowo tersebut tidak lengkap dan bisa ditanyakan kembali pada Prabowo langsung. “Ya itu kan omongan yang enggak lengkap disampaikan nanti dijelaskan lagi dengan pak Prabowo di dalam,” katanya.

Dalam debat capres Prabowo Subianto berulang kali menyebut bahwa orientasi ekonomi Indonesia salah arah. Prabowo terutama menyinggung adanya deindustrialisasi. Meski begitu, Prabowo mengatakan tak ingin menyalahkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi atas kondisi itu. Prabowo berujar salah arahnya pembangunan ekonomi Indonesia saat ini juga tak terlepas dari andil presiden sebelum Jokowi.

"Saya tidak menyalahkan Bapak. Ini kesalahan besar, kesalahan besar presiden-presiden sebelum Bapak. Kita semua harus bertanggung jawab. Bener, itu pendapat saya," kata Prabowo dalam segmen kedua debat kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019.

TEMPO.CO

Penulis : TEMPO
Editor: TEMPO
Berita Terkait