Dengan 1 Sandera dan 6 Senjata, 130 Narapidana Teroris Mako Brimob Bertahan

TEMPO Rabu, 9 Mei 2018 20:25:25
Mobil ambulance memasuki Markas Komando Brimob Kelapa Dua pasca kerusuhan yang terjadi di Rutan khusus teroris, Depok, Rabu, 9 Mei 2018. (Tempo / Irsyan)

TABLOIDBINTANG.COM - Ada 130 tahanan teroris yang masih bertahan tak mau menyerah di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Demikian dijelaskan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepolisian RI Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal.

Di Blok A, B, dan C mereka menguasai enam senjata rampasan dan seorang anggota Brimob yang disandera.

“Jumlah sesuai dengan anggota yang disandera," kata Iqbal di Markas Komando atau Mako Brimob Kelapa Dua sore ini, Rabu, 9 Mei 2018.

Sebelumnya, tahanan menyandera enam anggota Brimob namun hanya satu yang masih hidup.

Menurut seorang perwira Polri yang menolak dikutip namanya, lima polisi yang gugur adalah Brigadir Polisi Dua (Bripda) Wahyu Catur Pamungkas, Bripda Syukron Fadhli, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Rospuji, Bripka Denny, serta Brigadir Polisi Satu (Briptu) Fandi.

Iqbal memastikan kondisi kesehatan Bripka Iwan Sarjana dalam keadaan baik dalam penyanderaan. “Satu jam lalu, (Iwan Sarjana) masih sehat."

Menurut Iqbal, polisi mengendepankan negosiasi walaupun lima anggota Brimob gugur ketika menanani kerusuhan tersebut. “Kami tidak ingin ada korban lebih banyak kami menghargai hak asasi manusia," ucapnya.

Kerusuhan Mako Brimob belum sepenuhnya bisa diatasi oleh Kepolisian sejak pecah pada Selasa malam, 8 Mei 2018, sekitar pukul 20.20 WIB. Kerusuhan dipicu pemeriksaan makanan dari luar untuk tahanan. 

Menurut Iqbal, mengingat yang dihadapi adalah narapidana perkara terorisme maka Polri menyiapkan strategi khusus untuk menormalkan kondisi. “Kami terus menyampaikan pendekatan persuasif kepada tahanan."

Dia pun meminta masyarakat tenang. Iqbal mengklaim situasi sudah dapat dikendalikan. Namun, Polri terus melakukan soft approach dan upaya-upaya lainnya terhadap para tahanan teroris di Mako Brimob.

TEMPO.CO


Penulis TEMPO
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.