Super7 Jadi Pembuka Jalan Bryan Domani di Industri Hiburan

Yohanes Adi Pamungkas | 20 Januari 2018 | 08:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Bryan Domani lahir di Jerman. Ia pindah ke Jakarta ketika berusia 6 tahun. Saat mendaftar sekolah di Jakarta, pihak sekolah keberatan dengan rambut panjang Bryan. 

“Karena hampir semua siswa di sekolah tidak berambut panjang. Mungkin kalau tidak dilarang pihak sekolah rambut saya sekarang panjang sekali,” imbuh aktor kelahiran 29 Juli itu.

Pada 2011, Bryan Domani ditawari menjadi anggota boyband Super7. Super7 muncul ketika industri musik domestik dijejali boyband dan girlband seperti Smash, 7 Icon, Cherrybelle, dan masih banyak lagi. 

Bryan Domani tidak berpikir dua kali saat diajak bergabung dengan Super7. Alasannya simpel, ia sangat suka musik. Banyak suka duka dialami Bryan bersama Super7. 

“Senang, karena punya kesempatan mengasah teknik vokal dan performa di atas panggung. Saya berkali-kali ke luar kota untuk bernyanyi dan menghibur banyak orang,” Bryan mengulas. 

Tiga tahun kemudian, Bryan hengkang dan membentuk duo bernama Minutes Before Midnight. Semua fase yang dilewati Bryan di dunia musik meninggalkan kesan mendalam. 

“Super7 misalnya, membuka pintu buat saya main sinetron,” ujar bintang sinetron Bastian Steel Bukan Cowok Biasa. 

(han / gur)

Penulis : Yohanes Adi Pamungkas
Editor : Yohanes Adi Pamungkas