Ini Sebab Mengapa Sebaiknya Para Ibu Menggali Informasi Soal Alergi Pada Bayi

Rizki Adis Abeba | 30 Juli 2019 | 11:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Dari survei yang dilakukan oleh perusahaan produk perawatan ibu dan bayi, Mead Johnson Nutrition, diketahui bahwa para ibu kerap mencari jalan keluar atas kekhawatiran mereka terhadap kesehatan bayinya dengan mencari informasi di mesin pencarian Google.

Namun, para dokter anak mengatakan ada isu yang tak kalah penting namun jarang dikulik para ibu baru: soal alergi pada bayi. Sekitar 76 persen dokter mengatakan bahwa para ibu sangat kurang informasi mengenai alergi pada bayi. Padahal, isu soal alergi hal yang penting untuk diketahui para ibu, apalagi saat ini alergi pada bayi semakin beragam.

"Para ibu yang disurvei mungkin tidak menempatkan masalah alergi dalam daftar teratas masalah kesehatan bayi yang mereka khawatirkan karena banyak yang tidak menyadari bahwa salah satu alergi yang paling sering dialami bayi, alergi susu sapi, bisa mengindikasikan alergi yang lebih banyak kelak dalam hidup mereka," jelas Jonathan Malka, Direktur Alergi dan Imunologi Asosiasi Dokter Anak AS.

Menurut Jonathan Malka, menggali informasi alergi pada bayi sangat penting sebagai bekal untuk mengurangi kemungkinan anak mengalami alergi setelah dewasa. "Jumlah alergi semakin berkembang, terutama alergi yang berkaitan dengan makanan pada bayi dan anak-anak. Sedangkan bayi dengan alergi susu sapi sangat rentan dengan alergi lain di kemudian hari –fenomenanya disebut dengan pawai alergi. Penting bagi orang tua untuk mengenali dan menangani gejala alergi sejak dini untuk mengurangi kemungkinan alergi anak di masa depan," urai Jonathan Malka.

Para dokter juga mengatakan bahwa orang tua banyak yang menganggap bahwa gejala dan reaksi alergi hanya ditunjukkan dengan ruam-ruam merah di tubuh. Meski ruam merah memang salah satu gejala alergi yang paling mudah dikenali, faktanya orang tua harus waspada terhadap reaksi dan gejala alergi lain yang lebih luas, antara lain sakit perut, batuk, diare, pingsan, gatal-gatal, mual dan muntah, ruam di sekitar mulut, pilek atau hidung tersumbat, pembengkakan anggota badan, tenggorokan kaku, atau kesulitan bernapas. 

(riz)

Penulis : Rizki Adis Abeba
Editor: Rizki Adis Abeba
Berita Terkait