3 Fakta Seputar Kematian Rapper Korea Iron

Nazmi Tsaniya Rabu, 27 Januari 2021 01:00:23
Iron, rapper asal Korea Selatan, ditemukan tewas. (Allkpop)

TABLOIDBINTANG.COM - Iron, rapper asal Korea Selatan, ditemukan tewas pada Senin (25/1). Penyebab meninggalnya Iron belum diketahui, karena polisi setempat masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini. Berikut beberapa fakta seputar kematian rapper Iron.

1. Pemenang Program TV Show Me The Money 3

Iron dikenal setelah menjadi salah satu kontestan pemenang di ajang Show Me The Money 3. Tak lama setelah itu, dia meliris album pertamanya yang berjudul Rock Bottom pada 9 September 2016. Dia juga merupakan teman dari salah satu member BTS, RM BTS.

Iron pernah bergabung di agensi Big Hit Entertainment, lalu keluar dan menjadi anak asuh Polaris Entertainment. Selain berbakat rapper, Iron juga dikenal dengan beberapa kasus yang menjeratnya.

2. Sempat Terjerat Beberapa Kasus Pidana

Pada tahun 2018, Iron menerima hukuman penjara karena melakukan kekerasan kepada mantan pacarnya. Baru-baru ini, ia didakwa karena dicurigai menyerang anak di bawah umur yang tinggal sebagai teman sekamarnya, anak itu adalah salah satu yang menerima pelajaran musik dari Iron.

3. Ditemukan Tewaas Berlumuran Darah

Menurut pihak kepolisian, Senin (25/1) pukul 10.25 KST, seorang penjaga keamanan menemukan dan melaporkan, Iron terbaring di taman bunga sebuah apartemen di Seoul.
Ketika ditemukan, tubuhnya sudah bersimbah darah. Namun, nyawanya tidak terselamatkan setibanya di rumah sakit.

Hal ini membuat orang bertanya-tanya penyebab kematian Iron. Banyak yang berasumsi bunuh diri atau kasus pembunuhan. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa saat ini mereka masih menyelidiki kasus kematian rapper Iron.

(Nazmi Tsaniya/Val)


Penulis Nazmi Tsaniya
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.