Vicky Prasetyo Dipenjara, Anaknya Bongkar Tabungan untuk Bayar Sekolah

Ari Kurniawan Jumat, 25 September 2020 18:00:38
Vicky Prasetyo bebas. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Vicky Prasetyo mengakui keluarganya harus menghadapi persoalan ekonomi saat dirinya mendekam di tahanan. Vicky menangis saat menceritakan anaknya harus membongkar tabungan demi membayar iuran sekolah. 

"Mereka ngandelin tabungan mereka. Anak-anak punya tabungan yang biasanya (dipakai) buat lebaran cuma dia keluarin. Katanya 'nggak apa-apa dad, aku bayarin buat sekolah dulu. Tapi nanti kalau sudah bisa bekerja lagi, nanti gantiin ya tabungan aku'. Kayak gitu sih," tutur Vicky Prasetyo, di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (24/9).

Di tengah sedihnya, Vicky Prasetyo bangga pada anak-anaknya yang tegar menghadapi masalah. 

Vicky Prasetyo bebas. (Ari/tabloidbintang.com)
Vicky Prasetyo bebas. (Ari/tabloidbintang.com)

"Jadi anak-anak aku sih nggak manja ya. Anak-anak saya malah suka menghibur bilang, 'ih daddy kurusan, tapi cakepan'. Jadi dia tuh pandai untuk membuat supaya daddynya tetap ceria, senang gitu," lanjutnya. 

Vicky Prasetyo bersyukur saat ini dirinya sudah bisa kembali bekerja. Rasa syukurnya pun bertambah saat tawaran syuting datang bertubi-tubi, lebi dari sebelumnya.

"Nggak munafik lah dengan kejadian kemarin ekonomi juga pasti bermasalah, terganggu. Pembayaran sekolah anak aku juga sempat terbengkalai, ya aku sih cerita apa adanya. Asuransi juga karena aku kan juga nggak punya bisnis apapun ya. Aku cuma syuting," tutup Vicky Prasetyo.

Vicky Prasetyo bebas. (Ari/tabloidbintang.com)
Vicky Prasetyo bebas. (Ari/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.