Meidian Maladi Kesal Dibully Gara-gara Kecelakaan Cynthia Ramlan

Supriyanto Selasa, 6 Maret 2018 20:30:04
Meidian Maladi (Ana S Pratama / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Meidian Maladi sudah meminta maaf kepada Cynthia Ramlan dan keluarga atas kecelakaan yang tidak sengaja dilakukannya saat syuting FTV pada Jumat (2/3) kemarin.

Meski Cynthia Ramlan sudah memaafkan, Meidian Maladi mengungkapkan, sampai sekarang masih dibully dan dikecam atas kecelakaan yang melukai adik kandung Olla Ramlan hingga nyaris kehilangan nyawa.

Meidian Maladi (Supriyanto / tabloidbintang.com)
Meidian Maladi (Supriyanto / tabloidbintang.com)

"Kesal sih ya. Masih dibully. Ada salah satu artikel komentar 'pelan dari mane?' nyablak, itu kalau saya ngebut sebisa apapun itu akan geser. Itu kan diedit (videonya) yang tersebar di Youtube. Saya ngerem, nggak seperti itu," ungkap Meidian Maladi usai mengisi acara Pagi-pagi Pasti Happy di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (6/3).

Meidian mengaku salah dan bantah sengaja melakukan untuk sensasi, mencari popularitas apalagi dendam pada Cynthia Ramlan.

"Saya ngakuin saya salah. Tidaklah ini settingan, ini FTV ini bukan film. Ini bukan lucu-lucuan, ini menyangkut nyawa orang. Ada yang bilang saya dendam, smart dikit lah," tegas Meidian Maladi.

Cynthia Ramlan (IG)
Cynthia Ramlan (IG)

Meidian berharap kejadian naas yang dialami tidak terulang di lokasi syuting oleh artis lainnya.

"Untuk sekian kalinya nggak bosan-bosan saya minta maaf dengan keluarga Mbak Cynthia, tante, om, saya berharap nggak ada Cynthia Cynthia lain, Mbak Cynthia lekas sembuh, bisa beraktivitas lagi, terimakasih buat kalian yang sudah maafkan saya. Tidak ada lagi dendam di hati atau apapun itu," pungkas Meidian Maladi.

(pri/ray)

Penulis Supriyanto
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.