Kisah Maureen Daryanani Mengikuti Audisi Teenebelle

Indra Kurniawan Sabtu, 20 Januari 2018 18:30:48
Kisah Maureen Daryanani Mengikuti Audisi Teenebelle (Bambang / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sejak kecil, Maureen Daryanani tertarik pada dunia akting. Ia mengikuti teater di sekolahnya saat SD.

Selain itu, dia mempelajari akting secara autodidak. Alhasil, debut Maureen lewat Si Biang Kerok Cilik (2013) yang ditayangkan SCTV tidak mengecewakan. Di situ gadis kelahiran 1 Februari 2002 ini berperan sebagai Mona.

Si Biang Kerok Cilik tamat, Maureen rajin menghiasi layar FTV. Pada 2016, kesempatan untuk membintangi sinetron harian datang. Ia digaet untuk melakonkan Wulan dalam Super Puber. Sayangnya, sinetron produksi Screenplay itu berumur pendek, hanya 2 minggu.

Bakat akting Maureen semakin terasah ketika berperan sebagai Juminten, sahabat Yani (Cut Syifa), dalam sinetron Jodoh yang Tertukar. 

Selain akting, blasteran Indonesia-India ini punya bakat bernyanyi. Kecintaannya terhadap dunia tarik suara ditunjukkan dengan mengikuti audisi Teenebelle tiga tahun lalu. Di depan juri dan penonton, ia unjuk kemampuan mulai dari tarik suara hingga menari.

Sayangnya, meski lolos 20 besar, Maureen tidak terpilih untuk mengisi kuota 4 personel tambahan, untuk melengkapi formasi Teenebelle menjadi 9 orang.

Kisah Maureen Daryanani Mengikuti Audisi Teenebelle (Seno / tabloidbintang.com)
Kisah Maureen Daryanani Mengikuti Audisi Teenebelle (Seno / tabloidbintang.com)

“Aku tidak kecewa, malah jadi pengalaman buatku,” cetus Maureen. 

Sibuk syuting STJC setiap hari, Maureen tidak meninggalkan pendidikan. Ia saat ini memilih homeschooling.

“Jadi, kalau aku sedang enggak bisa datang ke (sekolah), (materi pelajaran) bisa dikirim lewat e-mail,” kata Maureen yang ingin meraih kesuksesan tanpa mengandalkan nama sang kakak, yang sudah lebih dulu berkiprah di dunia akting, Marcella Daryanani.

(ind / gur)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Tubagus Guritno
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.