Ada Pemain Ikatan Cinta di Buku Harian Seorang Istri, Netizen Mendadak Riuh

Indra Kurniawan Rabu, 24 Pebruari 2021 09:30:33
Cinta Brian dan Zoe Abbas. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Dua sinetron dengan cerita serupa tapi tak sama tengah bersaing merebut perhatian pemirsa TV. Buku Harian Seorang Istri yang mulai mengudara 12 Januari lalu menempel Ikatan Cinta yang tayang 3 bulan lebih dulu.

Memang dari segi rating dan share terpaut sangat jauh bagai langit dan bumi, namun setidaknya baik Ikatan Cinta dan Buku Harian Seorang Istri menjadi hiburan tersendiri buat penikmat sinetron drama keluarga.

Seolah hendak menunjukkan tak ada persaingan antara Ikatan Cinta dan Buku Harian Seorang Istri, beberapa waktu lalu Carlo Milk mencuri perhatian warganet setelah menulis komentar di postingan Cinta Brian.

Terpantau tabloidbintang.com dari akun Instagram Cinta Brian, pemeran Rafael di Ikatan Cinta mengomentari foto pose Cinta Brian yang mengenakan setelan jas warna cokelat dengan kedua tangan dimasukkan ke dalam kantong celana.

"DEWA BUANA - BUKU HARIAN SEORANG ISTRI," tulis Cinta Brian di bagian caption.

"Temennya GENTA BUANA," sahut Carlo Milk.

"Wkwkwk," balas Cinta Brian.

Warganet sontak riuh. Mereka tak percaya ada pemain Ikatan Cinta di lapak pemain Buku Harian Seorang Istri.

"Eh ada kak Rafael. Mas Aldebaran aman kan kak," komentar netizen.

"Mas Rafa kamu nyasar di lapak mas Dewa," kata netizen lain.

"Lah kok ada Rafael di BUKU HARIAN SEORANG ISTRI," celetuk netizen lain lagi.

Carlo Milk merupakan pemain pendukung di Ikatan Cinta. Ia senior Andin semasa kuliah. Saat ini bersama Nino yang diperankan Evan Sanders, ia sedang menyelidiki siapa pembunuh sesungguhnya Roy Alfahri.

(ind)


Penulis Indra Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.