Arifin Putra Tidak Asing Memegang Senjata Api

Wayan Diananto | 19 Desember 2016 | 17:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Tak butuh waktu lama bagi Arifin Putra (29) untuk kembali ke layar lebar.

Setelah tampil di film Negeri Van Oranje (2015) dan Sabtu Bersama Bapak (2016), Arifin Putra bersiap membintangi film Lelawa, karya sineas Angga Dwimas Sasongko. Dalam Lelawa, Arifin beradu akting dengan Chicco Jerikho dan Lukman Sardi. Skenarionya ditangani oleh Salman Aristo.

Film Lelawa mengisahkan pasukan khusus Indonesia dalam misi penyelamatan pembajakan pesawat oleh sekelompok teroris. Film ini diproduksi oleh Chanex Ridhall Pictures dan Visinema Pictures. Kepada tabloidbintang.com, Arifin Putra mengatakan, “Dua hal yang membuat saya mau bergabung dalam proyek ini: Salman Aristo dan Angga Dwimas Sasongko.”

Angga dalam pandangan Arifin Putra sutradara yang perfeksionis. Ia tipikal sineas yang mau menantang diri sendiri, belajar, tidak merasa yang paling tahu, dan mau mendengar masukan dari berbagai pihak termasuk para pemain. Selain itu, Arifin sejak lama jatuh hati pada teknik Salman membangun karakter (dalam naskah) tanpa menghilangkan sisi kemanusiaannya. Ada human sight yang membuat penonton merasa karakter-karakter buatan Salman.

Ini bukan kali pertama Arifin membintangi film dengan latar militer. Sebelumnya, Arifin Putra membintangi film Badai di Ujung Negeri. “Di film itu saya memegang senjata asli bukan air soft gun. Bagi tentara, senjata itu seperti istri. Harus dijaga dan dicintai baik-baik. Singkat kata, saya tidak asing memegang senjata api. Namun, saya tidak tahu detailnya. Itu yang membuat saya sangat hati-hati dalam memegang senjata,” pungkas Arifin di Jakarta, Senin (19/12) ini.

(wyn/ray)

Penulis : Wayan Diananto
Editor: Wayan Diananto
Berita Terkait