Prabowo dan Jokowi akan Bertemu di Momen Idul Fitri?

TEMPO Rabu, 5 Juni 2019 03:00:23
Prabowo Subianto bakal bertemu dengan Jokowi bila ada momentum yang pas. (TEMPO)

TABLOIDBINTANG.COM - Calon presiden 02, Prabowo Subianto belum tentu akan bertemu dengan calon presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi pada momentum Lebaran tahun ini. Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, mengatakan kedua tokoh itu bisa saja bertemu seusai Idul Fitri.

"Belum dapat info, mungkin setelah Lebaran," kata Andre ketika dihubungi, Selasa (4 /6).

Menurut Andre, Prabowo Subianto bakal bertemu dengan Jokowi bila ada momentum yang pas. Namun dia tak merinci seperti apa momentum yang dimaksud.

Sebelumnya, calon wakil presiden Sandiaga Uno mengatakan Prabowo menunggu undangan dari Jokowi. Begitu ajakan bertemu itu tiba, kata Sandiaga, Prabowo akan datang.

Menurut Andre, ada beberapa kemungkinan ihwal pertemuan kedua capres ini. Pertama, pertemuan dilangsungkan masih di momen Idul Fitri. Kedua, Prabowo dan Jokowi bertemu setelah putusan gugatan sengketa hasil pemilihan presiden 2019 diputus oleh Mahkamah Konstitusi. MK dijadwalkan memutus gugatan yang dilayangkan kubu Prabowo itu pada 28 Juni mendatang.

"Bisa tunggu undangan, bisa setelah MK, bisa setelah Lebaran, pokoknya tunggu momentum yang pas," kata politikus Partai Gerindra ini.

Prabowo dan Jokowi diminta untuk segera bertemu oleh banyak pihak. Pertemuan itu dinilai bisa mendinginkan suasana pascapencoblosan Pemilihan Umum 2019.

Prabowo  akan merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah yang jatuh esok hari di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Prabowo Subianto akan salat Id di Masjid Nurul Wathan yang dia bangun di kompleks rumahnya, kemudian menggelar halal bihalal dengan masyarakat sekitar dan sejumlah tokoh pendukungnya.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.