Makam BJ Habibie Dijadikan Obyek Selfie, Begini Respons Melanie Subono

Supriyanto Senin, 16 September 2019 18:30:23
Melanie Soebono menyayangkan makam BJ Habibie jadi obyek selfie warga. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Jenazah BJ Habibie dikebumikan pada Kamis (12/9) siang di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan bersebelahan dengan makam sang istri, Hasrie Ainun Habibie.

Sejak pemakaman sampai sekarang, banyak warga yang berdatangan. Tak hanya mendoakan, makam kedua tokoh negara itu juga dijadikan objek selfie warga.

Hal tersebut sangat disayangkan Melanie Soebono, cucu almarhum BJ Habibie. Melanie senang jika almarhum BJ Habibie didoakan, namun lebih baik jika tidak memanfaatkan makam untuk kepentingan pribadi.

Suasana pemakaman BJ Habibie, Kamis 12 September lalu. (Seno/tabloidbintang.com)
Suasana pemakaman BJ Habibie, Kamis 12 September lalu. (Seno/tabloidbintang.com)

"Ya puji Tuhan kalau banyak yang datang dan doain Eyang. Senang, tapi itu ya makam itu bukan rumah pribadi, banyak yang dimakamkan di situ juga lo," ujar Melanie Subono usai mengisi acara di Trans TV, Jl. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (16/9).

"Artinya sebelah ada kuburan orang lain bayangin kalau itu makam keluarga kamu keinjek-injek demi foto dengan makam lain, itu aja sih rasanya gimana," jelas Melanie Subono.

Menurut putri Adrie Subono itu, warga yang ingin mendoakan eyangnya bisa dilakukan bersama-sama di mana pun. Bahkan, Melanie juga membuka pintu bagi warga yang ingin ikut tahlilan di rumah BJ Habibie.

 "Atau (kalau) mau benar-benar doain, dateng ke tahlilan eyang kita sampai hari ke 40, itu sampai 21 Oktober silakan sepuas-puasnya di rumah Eyang lo," pungkas Melanie Subono.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.