Cuti dari Sinetron Dunia Terbalik, Allia Rosa Fokus Bisnis Bareng Pacar

Ari Kurniawan Senin, 30 September 2019 11:30:39
Allia Rosa sibuk berbisnis bareng pacar. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Beberapa bulan belakangan wajah Allia Rosa tak lagi tampak di sinetron Dunia Terbalik. Karakter Lilis yang diperankannya, diceritakan masih bekerja di luar negeri sebagai TKW, bersama warga Desa Ciraos lain.

Saat dijumpai tabloidbintang.com, Allia mengaku tengah dalam masa cuti dari sinetron Dunia Terbalik. Allia memilih untuk fokus menekuni bisnis di bidang IT bersama kekasihnya, Martin Carter.

"Ini bidang yang baru bua aku. Aku nggak ada latar belakang IT sama sekali. Karena dia (pacar) udah berhasil duluan, jadi aku belajar sama dia," kata Allia.

View this post on Instagram

No caption needed..

A post shared by Allia Rosa (@allia_rosa) on

Diakui Aliia, benih-benih cintanya dengan Martin Carter tumbuh karena sering bertemu saat bekerja. Lebih dari itu, Allia juga tertarik dengan kepribadian Martin.

Di mata Allia, Martin adalah sosok pria yang sangat penyayang. Terutama keluarga. Rasa sayang, salah satunya, diwujudkan dengan membelikan rumah mewah untuk ibundanya tercinta.

"Itu nilai plusnya dia. Keluarga buat dia adalah yang utama. Sosialnya jiga oke. Aku tiga bersaudara. Aku paling dekat sama orangtua. Jadi aku melihat ada kesamaan dengan dia," turur Allia.

Meski sudah menemukan keayiksikan tersendiri di dunia bisnis, Allia Rosa tak memungkiri ada rasa rindu untuk kembali ke lokasi syuting. Terlebih di sinetron Dunia Terbalik, yang seluruh pemainnya sudah ia anggap sebagai keluarga.

"Pasti ada keinginan untuk balik lagi. Tapi belum tahu kapan, lagi dibicarakan," tandas Allia.

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.