Ruben Onsu Sempat Tak Percaya Betrand Peto Dipercaya Bawakan Jingle KDI 2020

Ari Kurniawan Kamis, 12 Maret 2020 12:00:44
Ruben Onsu terharu Betrand Peto dipercaya bawakan jingle KDI 2020. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ajang pencarian bakat menyanyi Kontes Dangdut Indonesia (KDI) siap digelar. Keterlibatan Betand Peto jadi pembeda di penyelenggarakaan KDI tahun ini. Bukan sebagai peserta, melainkan sebagai penyanyi jingle KDI yang berjudul "Jadilah Bintang".

Penunjukkan Betrand Peto sebagai penyanyi jingle KDI 2020 seolah melengkapi kebahagiaan Ruben Onsu, yang kembali mendapat kepercayaan untuk jadi host di program ini bersama Vega Darwanti. 

Ruben Onsu sempat tidak percaya saat diberi tahu pihak MNCTV bahwa Betrand Peto dipilih untuk membawakan jingle KDI 2020. 

Ruben Onsu terharu Betrand Peto dipercaya bawakan jingle KDI 2020. (Ari/tabloidbintang.com)
Ruben Onsu terharu Betrand Peto dipercaya bawakan jingle KDI 2020. (Ari/tabloidbintang.com)

"Saya waktu itu ditelepon. Waktu itu saya bilang gini, 'hah? Ini salah telepon nggak sih?'. Terus dia bilang, 'ini Betrand anak lo. Betrand Peto Putra Onsu'. Gue diem dulu tuh. 'Hah? Oke entar gue telepon balik ya gue kabarin'. Saya tutup dulu. Jadi kayak orang terima telepon dari pacar, jadi kayak nggak percaya," cerita Ruben Onsu, di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (11/3). '

"Saya nggak pakai mikir ABCD, saya langsung jawab oke pada saat itu," imbuh Ruben Onsu penuh semangat. 

Selama dua bulan Ruben Onsu secara khusus mendampingi Betrand Peto untuk bisa membawakan jingle KDI 2020 dengan maksimal. 

"Kami baru selesai proses recording tiga minggu lalu. Minggu lalu baru selesai video klipnya yang baru. Dan hari ini baru preskon," jelas Ruben Onsu.

 

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.