Ruben Onsu Buka Audisi Penari Latar Betrand Peto 

Ari Kurniawan Jumat, 30 Oktober 2020 14:00:03
Ruben Onsu mengadakan audisi pencarian penari latar Betrand Peto. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Jelang program Musik Spesial Betrand Peto yang bakal digelar di MNCTV pada 4 Desember 2020 mendatang, Ruben Onsu mengadakan audisi pencarian penari latar (dancer).

"Betrand nanti akan tampil dengan dancer tetapnya. Sekarang masih audisi. Kami cari empat orang, sekarang baru dapat dua," ujar Ruben Onsu, saat dijumpai di Studio TransTV, Jakarta Selatan, Kamis (29/10). 

Tak hanya jago menari, Ruben Onsu punya sejumlah persyaratan bagi para peserta audisi yang berlangsung secara online tersebut. Siapa pun yang terpilih nanti, diharapkan bisa terus menunjukkan talenta di atas panggung bersama Betrand Peto. 

Ruben Onsu mengadakan audisi pencarian penari latar Betrand Peto. (Ar/tabloidbintang.com)
Ruben Onsu mengadakan audisi pencarian penari latar Betrand Peto. (Ar/tabloidbintang.com)

"Aku ingin dancer-nya anak muda, punya semangat, dan bisa barengan sama Onyo. Biar kariernya sama-sama bagus. Nantinya dancer ini akan dampingi Onyo terus," Ruben Onsu menjelaskan. 

Tak hanya Ruben Onsu, Sarwendah juga antusias menyaksikan proses audisi penari latar Betrand Peto. Sarwenda sendiri tidak asing dengan dunia tari, karena dia pernah tergabung dalam girlband Cherrybelle. 

"Bundanya senyum aja, karena dulu dia pernah ada di posisi itu. Tapi kalau ini beda. Dancer-nya lebih power lagi. Makanya Onyo latihan dance semua nggak bisa ganggu selama 2 jam latihan. Di situ dia akan eksplor dirinya sendiri," tutur Ruben Onsu.

Betrand Peto (Instagram)
Betrand Peto (Instagram)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.