Dilan 1990 Tembus 2,2 Juta Penonton dalam 7 Hari

Andira Putri Kamis, 1 Pebruari 2018 11:30:14
Adegan Dilan 1990 (ist)

TABLOIDBINTANG.COM - Film Dilan 1990 memperoleh pencapaian baru. Film adaptasi novel karya Pidi Baiq ini telah ditonton oleh lebih dari 2 juta orang selama seminggu.

Pencapaian Dilan 1990 diumumkan oleh rumah produksi Falcon Pictures lewat media sosial pada Kamis (1/2). "Terima kasih penonton film Indonesia..Dilan 1990 total hari ke-7 adalah 2.282.000 penonton," berikut tulisan di akun Falcon Pictures.

Dilan (IG)
Dilan (IG)

Sambil mengumumkan jumlah penonton, Falcon Pictures juga mengunggah potongan adegan Dilan 1990. Giliran karakter Milea (Vanesha Prescilla) yang jadi fokus utama adegan tersebut.

Milea terlihat berpelukan dengan Bunda (Ira Wibowo). Karakter Bunda merupakan seorang guru sekaligus ibu dari pacar Milea, yaitu Dilan (Iqbaal Ramadhan).

Dilan (IST)
Dilan (IST)

Keberhasilan Dilan 1990 meraih lebih dari 2 juta penonton disambut antusias netizen. Mereka berharap Dilan 1990 bisa melewati pencapaian baru di masa depan.

"Waaahhhhh kerennn.semoga tembus 3jt penonton," kata seorang netizen. "Semoga bisa Sampai 4 juta jadi Tembus 5 besar Film dengan penonton terbanyak di Indonesia!!!," seru salah satu netizen. "Yeyeyyyyyyyyyyyyyyyyy semoga bisa5 juta bahkan lebih aminnn," tambah netizen lain.

Dilan 1990 menggambarkan kisah cinta antara siswa SMA di Bandung era 90-an. Dilan merupakan siswa bandel sekaligus anggota geng motor. Sementara Milea adalah siswi pindahan dari Jakarta yang kalem.

Dilan menyukai Milea sejak pertemuan pertama mereka. Dilan lalu mendekati Milea dengan mengirimkannya surat dan hadiah unik.

(dira/ray)

Penulis Andira Putri
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.