Kolaborasi Ahmad Albar & Ian Antono dengan Kemal Palevi Siapkan Kejutan

Indra Kurniawan | 20 April 2019 | 08:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Dua ujung tombak grup musik God Bless, Ian Antono dan Ahmad Albar, berencana membuat sebuah kolaborasi unik untuk salah satu lagunya. Menggandeng rapper sekaligus YouTuber Kemal Palevi, kedua musisi gaek ini sangat bersemangat mempersiapkan lagu lawas mereka menjadi sesuatu yang lain dan dikemas secara kekinian.

"Kami sebetulnya sudah membuat lagu yang sudah pernah hit di tahun 70-an. Lagu itu disukai orang banyak, cuma kami pengin bikin sesuatu yang cocok dinyanyikan untuk saat ini. Tentunya disesuaikan dengan perkembangan zaman juga," kata Ian Antono.

Sebuah lagu hit yang pernah dirilis di tahun 1979 ini memang memiliki komposisi musik yang berbeda dari yang pernah mereka mainkan di God Bless. Dibungkus roh power rok, lagu itu perlu sentuhan musik yang lebih modern sehingga dapat dinikmati oleh generasi muda saat ini.

Ian Antono sebagai arranger mengungkapkan pilihannya terhadap Kemal Palevi bukan tanpa alasan. Selain sangat berbakat, Kemal memiliki penggemar tersendiri. Ian menganggap kolaborasi ini perlu sentuhan musisi milenial seperti Kemal yang cocok dengan genre yang mereka usung.

"Dalam sajian musik rok tidak sedikit juga yang kolaborasi dengan genre lain. Tapi saya rasa jarang ada kolaborasi rok dengan rap. Kemal menurut saya sudah cocok mewakili rapper milenial yang ada saat ini," imbuh Ian Antono.

Hasil dari kolaborasi ini masih dirahasiakan judulnya. Namun lagu ini dipilih karena banyaknya permintaan untuk dibawakan oleh Ahmad Albar dalam setiap perform baik di Tanah Air maupun di negara tetangga.

"Lagu ini terkenal di Malaysia dan sering dibawakan oleh beberapa penyanyi di sana. Kami juga tidak merubah banyak aransemennya. Kali ini warna akustiknya banyak, cuma tidak boleh dinyanyikan kalau kami perform dengan God Bless," ujar Ahmad Albar memberikan sedikit bocoran mengenai hasil kolaborasi mereka. Wah, enggak sabar, nih.

(Ind/ind)

Penulis : Indra Kurniawan
Editor: Indra Kurniawan
Berita Terkait