Ponsel Diretas, Joo Jin Mo dan 9 Seleb Korea Lain jadi Korban Pemerasan

Rizki Adis Abeba Kamis, 9 Januari 2020 01:00:23
Joo Jin Mo mengungkapkan dirinya menjadi korban pemerasan setelah ponselnya diretas. (Asianwiki)

TABLOIDBINTANG.COM - Pada Selasa (7/1), aktor Joo Jin Mo mengungkapkan dirinya menjadi korban pemerasan setelah ponselnya diretas. Namun ternyata Joo Jin Mo tidak sendirian. Pada Rabu (8/1) media Dispatch mengungkap bahwa setidaknya ada sepuluh orang selebriti, termasuk Joo Jin Mo, yang menjadi korban kejahatan serupa.

Dispatch menyebutkan bahwa kesepuluh selebriti tersebut ada yang berprofesi sebagai aktor, penyanyi idola, sutradara, hingga koki terkenal. Para selebriti tersebut menjadi korban dari peretas yang menyebut dirinya sebagai “Black Hacker”.

“Seorang peretas yang menyebut dirinya ‘Black Hacker’ telah meretas ponsel dari para figur terkenal termasuk selebpriti melalui penyimpanan cloud mereka, mencuri pesan teks pribadi, foto-foto, video, dan mengancam mereka dengan meminta uang sebesar 50 juta won (sekitar 600 juta rupiah) hingga satu miliar won (sekitar 12 miliar rupiah),” ungkap Dispatch.

Menurut Dispatch, modus yang digunakan sang peretas berbeda-beda pada setiap selebritis. Joo Jin Mo diancam dengan pesan teks, dan seorang aktor lainnya diancam dengan menggunakan foto-foto dan teks. Sedangkan para penyanyi idola dan koki terkenal diancam dengan menggunakan foto-foto, video, juga pesan teks sebagai senjata.

Ketika Joo Jin Mo tidak memenuhi permintaan sang peretas, maka ia langsung menyebarkan pesan teks yang pernah dilakukan dengan aktor-aktor lainnya ke ratusan media Korea. Diaspatch juga menyebut bahwa seorang penyanyi idola telah membayar uang seperti yang diminta si peretas setelah mendapatkan ancaman tersebut. Kira-kira siapa saja selebriti yang menjadi korban?

(riz)

 

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.