Dinar Candy Putus dengan Pacar Polisi karena Sering Dimarahi

Supriyanto Senin, 21 September 2020 21:00:23
Dinar Candy mengaku sudah putus dengan kekasihnya, yang berprofesi sebagai seorang polisi. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Dinar Candy mengaku sudah putus dengan kekasihnya, yang berprofesi sebagai seorang polisi. DJ seksi asal Ciamis, Jawa Barat itu merasa sudah tidak nyaman karena sering cekcok.

“Kalau sama yang polisi agak complicated jadi aku berantam terus, capek,” ungkap Dinar Candy di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, akhir pekan kemarin.

Dinar menceritakan, kekasihnya sering memperdebatkan perkara sepele yang harusnya tak perlu dipermasalahkan. Apalagi dirinya seorang artis yang sering kumpul bareng lawan jenis.

Dinar Candy (Seno/tabloidbintang.com)
Dinar Candy (Seno/tabloidbintang.com)

“Jadi misal aku syuting sama cowok besok ya ditanyai aku bikin konten sama cowok dimarahi,” terang Dinar Candy.

Dikatakan Dinar, harusnya pasangan mendukung pekerjaanya tapi malah sering diprotes. Karena itu juga karier Dinar di dubia hiburan hanya jalan di tempat.

“Jadi benar-benar sebenarnya aku tuh hampir setahun tuh karier aku enggak naik. Karena sama dia enggak boleh bikin konten, nge-YouTube enggak boleh, kolaborasi sama cowok enggak boleh,” kata Dinar Candy.

“Aku bilang ini dibayar, tetap enggak boleh katanya. Misalnya nih aku syuting sama cowok, besoknya aku dimarahi, misal aku upload sama cowok dimarahi,” beber Dinar Candy.

Karen sudah terlaku dikekang, Dinar Candy dan kekasihnya sama-sama memutuskan untuk mengakhiri hubungan.

“Baru baru lah, berantamnya baru-baru ini. Capek akunya, kayak lelah lah. Kesepakatan berdua lah, karena dia kan enggak tahan sama aku, akunya juga agak tahan dikekang gitu,” pungkas Dinar Candy.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.