Kapolri Jenderal Listyo Sigit Instruksikan Seluruh Polda Berantas Aksi Premanisme 

Redaksi Jumat, 11 Juni 2021 17:30:23
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Instruksikan Seluruh Polda Berantas Aksi Premanisme (Humas Polri)

TABLOIDBINTANG.COM - Menyusul instruksi langsung dari Presiden Indonesia Jokowi untuk menindak tegas preman yang sering melakukan pemalakan terhadap sopir kontainer di wilayah Jakarta Utara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh Polda dan Polres jajaran memberantas setiap aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

"Seluruh Polda dan Polres jajaran harus menindak tegas aksi premanisme yang meresahkan demi menjamin keselamatan dan memberi rasa tenang kepada masyarakat," kata Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (10/6).

Kapolri menyebut telah memberikan instruksi langsung kepada Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan seluruh Kapolda untuk tidak memberikan ruang sedikitpun bagi oknum-oknum yang melakukan aksi premanisme.

Kapolri juga meminta kepada jajarannya untuk merilis setiap penangkapan preman. Itu bertujuan untuk memberangus dan membuat efek jera.

"Negara tidak akan kalah dengan aksi premanisme. Oknum dan preman segera bersihkan, tangkap dan tuntaskan," tegas Kapolri.

Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan Hotline 110 ketika mendapatkan aksi premanisme. Menurutnya, layanan ini akan tersedia 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan aparat kepolisian.

"Masyarakat tetap tenang tidak perlu khawatir dengan aksi premanisme. Kepolisian kini memiliki aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110. Kami akan memberikan bantuan yang maksimal kepada warga," tegas Kapolri.

Sumber: Humas Polri


Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.