Sibuk Syuting, Ernest Prakasa Terpaksa Tolak Banyak Tawaran Open Mic

Wayan Diananto Minggu, 12 Oktober 2014 20:07:59
Ernest Prakasa(Markuat/BION)

TABLOIDBINTANG.COM - Perlahan, comic Ernest Prakasa mulai menikmati ritme bekerja di layar lebar. Merapatnya syuting membuat Ernest terpaksa menolak beberapa tawaran open mic. Padahal "ritual" open mic yang membesarkan namanya hingga menjadi comic laris di Tanah Air. 

November 2013 hingga Januari 2014 misalnya, Ernest menjalani tur open mic ke 17 kota. Tidak tanggung-tanggung, di hadapan ratusan audiens, Ernest melawak selama 90 menit. 
    
"Setelah tur, saya ambil jeda. Setelah jeda, beberapa tawaran akting menghampiri manajemen. Padatnya jadwal syuting membuat sejumlah jadwal open mic terkorbankan. Saya tidak ambil show off air. Biasanya, seminggu saya minimal dua kali open mic. Kalau syutingnya empat bulan, artinya ada 32 jadwal open mic yang terpaksa ditolak. Lumayan, tuh kalau dirupiahkan! Bisa mencapai sembilan digit, hahaha!" 

Ernest blakblakan. Bayangkan, nominal sembilan digit itu ditampik demi film! 
    
Ernest punya pertimbangan sendiri mengapa memilih film. Film itu dari segi rupiah tidak akan bisa menyamai honor open mic. Namun film membawa sesuatu yang beda, yang tidak dijanjikan oleh open mic. Misalnya, ekspos dan popularitas. Diakuinya, sejak Comic 8 meledak di bioskop, ada lebih dari 1,6 juta orang yang kemudian menyadari eksistensi Ernest sebagai seniman. 
    
Dengan meluasnya kesadaran publik, kesempatan Ernest memperkenalkan karyanya yang lain (buku dan open mic) meninggi. Selain mengendalikan jadwal syuting dan memantau persalinan istri, ada satu lagi kesibukan Ernest. Pada 10 September lalu, ia merilis serial Second Chance di YouTube. 
    
Serial berdurasi 14 menit ini dibintangi Arie Kriting, Ge Pamungkas, Ulfa Triani, dan Ernest. Sitkom ini diunggah di Youtube setiap Rabu. 

"Rencananya akan ada enam episode. Kalau responsnya bagus dan kualitasnya apik, ada kemungkinan akan saya jajakan di televisi," pungkasnya. 

(wyn/adm)

 

Penulis Wayan Diananto
Editor Suyanto Soemohardjo
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.