Ini Alasan Salmafina Sunan Melakukan Sedot Lemak

Ari Kurniawan Rabu, 18 September 2019 09:15:54
Salmafina Sunan lakukan sedot lemak. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Salmafina Khairunnisa atau Salmafina Sunan ternyata kurang percaya diri dengan bentuk tubuhnya saat ini. Karena alasan itu, putri pengacara Sunan Kalijaga itu memutuskan untuk melakukan sedot lemak atau Liposuction.

Diakui Salmafina Sunan, gaya hidupnya beberapa tahun belakangan sedikit berubah. Kesibukan yang padat membuat tidak sempat merawat tubuh. 

"Lifestyle-nya beda banget, yang dulu sering work out sekarang berubah banget. Karena lagi banyak kerjaan, jadi nggak bisa jaga makanan dan olahraga. Sebulan lalu itu aku udah naik 6 kilo," cerita Salmafina Sunan, sebelum melakukan sedot lemak di Nibelth Medical Centre Jakarta, Selasa (27/9). 

Salmafina Sunan lakukan sedot lemak. (Ari/tabloidbintang.com)
Salmafina Sunan lakukan sedot lemak. (Ari/tabloidbintang.com)

Bukan hanya untuk menambah kepercayaan diri, sedot lemak dilakukan Salmafina Sunan juga untuk keperluan pekerjaan. Dalam waktu dekat, Salmafina akan melakukan pemotretan untuk produk kecantikannya.

"Aku mau keluarin skin care, jadi penampilan aku harus oke. Di bagian lengan aja sih (sedot lemak), karena cewek kan insecure banget di bagian lengan ya," jelasnya. 

Sebelum menjalani tindakan, Salmafina Sunan mengaku sempat dihantui rasa takut. Tapi, penjelasan dokter membuatnya merasa sedikit lebih tenang. 

"Takut sih iya, tapi ikut prosedurnya aja. Katanya nanti bisa langsung beraktivitas lagi kok," tandas Salmafina Sunan

Salmafina Sunan lakukan sedot lemak. (Ari/tabloidbintang.com)
Salmafina Sunan lakukan sedot lemak. (Ari/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.