Suami Mendampingi Ibu Mikha Tambayong di Detik-detik Terakhir Sebelum Meninggal

Abdul Rahman Syaukani Selasa, 5 Maret 2019 21:15:32
Michael Tambayong dan Mikha Tambayong (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Michael Tambayong, ayah dari artis cantik Mikha Tambayong mendampingi sang istri, Deva Malaiholo, di detik-detik terakhirnya sebelum meninggal akibat autoimun yang dideritanya dan mengakibatkan komplikasi penyakit.

"Ada suaminya yang dampingi (di detik-detik terakhir)," ucap salah satu perempuan yang mengaku keluarga Mikha Tambayong, saat ditemui di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Selasa (5/3).

Wanita yang enggan disebutkan namanya itu meluruskan pemberitaan media kalau ayah Mikha Tambayong kerja di luar negeri. Menurutnya, Michael bekerja di luar kota dan kebetulan pulang ke Jakarta tepat di hari meninggalnya Deva, sang istri.

"Bukan kerja di luar negeri, tapi di luar kota. Kebetulan Minggu pagi itu dia pulang ke Jakarta. Semua mendampingi kecuali Mikha Tambayong," tuturnya.

Sementara Harvey Malaihollo, papan dari Mikha Tambayong mengatakan, orang yang mendampingi Deva Malaihollo di detik-detik terakhirnya adalah kakak kandungnya.

Michael Tambayong dan Mikha Tambayong (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Michael Tambayong dan Mikha Tambayong (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

"Yang mendampingi adalah kakak saya. Saya sama Mikha ngisi acara di Java Jazz Festival," tuturnya.

Deva Malaiholo meninggal di salah satu rumah sakit di bilangan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu (3/3) lalu akibat penyakit autoimun yang dideritanya sejak sekitar satu tahun belakangan. Dia meninggalkan seorang anak dan seorang suami.

(man / ray)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.