Kiat Sukses Winny Putri Lubis dan Ibunya Membagun Bisnis Kuliner Queen Dimsum 

Redaksi Selasa, 6 April 2021 01:30:51
Evi Zahara dan Winny Putri Lubis. (Istimewa)

TABLOIDBINTANG.COM - Dimsum, kuliner asal negeri Tirai Bambu ini cukup digemari di Indonesia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. 

Salah satu penjaja kuliner yang terjun di bisnis ini ialah Evi Zahara. Pemilik akun instagram @queen_ira12 ini, telah berjualan selama kurang lebih dua tahun. Evi Zahara membangun usaha ini bersama sang anak, Winny Putri Lubis. 

Dimsum yang diberi nama Queen Dimsum  memiliki ciri khas yang membuat rasanya berbeda. Komposisi antara bahan utama yakni seafood lebih banyak dibandingkan tepung. Dan yang terpenting semua dimsum dibuat sesuai dengan pesanan yang masuk dan semua bahan utamanya menggunakan seafood pilihan yang segar. 

Quenn Dimsum sendiri memiliki beberapa varian yang layak untuk dicoba. Varian tersebut ialah dimsum ayam, udang, kepiting , rumput laut, dan ada pula pancake. 

"Queen dimsum ini memang usaha yang mamaku bangun sejak dua tahun belakangan. Jenisnya pun banyak. Dan yang penting Queen Dimsum juga udah di uji di laboratorium Dinas Ketahanan Pangan yang menyatakan Queen Dimsum tidak mengandung formalin, borax, arsen dan bahan kimia lain nya yang berbahaya untuk dikonsumsi dan Queen Dimsum juga udah memiliki sertifikat resmi dari Dinas Kesehatan," ungkap Winny. 

Queen Dimsum telah memiliki beberapa cabang yang tersebar hampir di seluruh Indonesia antara lain di Medan, Medan Johor, Siantar, Kisaran, Tanjung Balai, Pekan baru, Batam,Padang, Palembang, Jakarta, Depok, Tangerang, Semarang, Surabaya, Pontianak, Singkawang, Bali, Makassar, dan Pare Pare.


loading...
Penulis Redaksi
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.