Kepincut Aksi Iko Uwais di The Raid, Alasan Sutradara Peter Berg Garap Mile 22

Yuriantin Minggu, 2 September 2018 06:00:54
Kepincut Aksi Iko Uwais di The Raid, Alasan Sutradara Peter Berg Garap Mile 22 (Markuat / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Lewat Mile 22, Iko Uwais (35) kembali menyajikan aksi laga yang memukau. Tak sekadar aksi laga, Iko juga mengeksplorasi kemampuan aktingnya. Pujian pun membanjiri pria yang jago silat ini.

Tahun 2015 lalu, Iko mendapat telepon langsung dari sutradara Mile 22, Peter Berg. Sejak awal, Peter kepincut dengan aksi laga Iko di The Raid (2012). Setelahnya, Peter mencari nomor kontak Iko.

Berhasil menghubungi Iko, Peter mengajak suami Audy Item ini rapat di Los Angeles untuk proyek Mile 22. Sepakat, Iko menerima tawaran Peter untuk membintangi film yang juga dibintangi Mark Wahlberg ini. Sempat tertunda, Mile 22 baru mulai syuting di tahun 2017.

Yakin dengan kemampuan Iko, Peter memercayakan koreografi laga kepada Iko. Membawa serta pemeran penggantinya Rama Ramadhan, Iko dibantu Lateef Crowder dan Ryan Watson. Dua nama yang terlibat pembuatan aksi laga film ternama Hollywood, di antaranya film pahlawan super dari komik DC.

Dalam film berdurasi 94 menit ini, Iko Uwais terlibat dua aksi laga besar. Salah satunya adalah adegan berkelahi di ruangan medis. Dalam adegan perkelahian yang terinspirasi film  Eastern Promises (2007) ini, Iko yang hanya mengenakan celana pendek harus dibanting ke dinding.

"Setelahnya, saya bisa melihat punggung Iko berwarna ungu (memar) dan dia harus melakukan gerakan itu hingga 3-4 kali," beber Peter. 

Koreografi dan totalitas Iko disenangi Peter. Apalagi, Iko bersikeras semua aksi laganya ia lakukan sendiri.

Kepincut Aksi Iko Uwais di The Raid, Alasan Sutradara Peter Berg Garap Mile 22 (Markuat / tabloidbintang.com)
Kepincut Aksi Iko Uwais di The Raid, Alasan Sutradara Peter Berg Garap Mile 22 (Markuat / tabloidbintang.com)

"Semuanya dari Iko, mulai dari gerakan apa yang harus dilakukan sampai berapa jumlah orang yang dibutuhkan," beri tahu manajer Iko, Ricky Siahaan saat pemutaran film Mile 22, pekan lalu.

Peter sendiri hanya menentukan skenario akhir suatu perkelahian. "Intinya, Peter meminta aksi laga yang tampak nyata, terasa dekat dan di dalam ruangan. Tidak terlalu stylish seperti bela diri," ucap Ricky.

(yuri / gur)

Penulis Yuriantin
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.