Joe Kevin Sebut Young Lex Tak Layak Disebut Rapper

Ari Kurniawan Rabu, 25 September 2019 08:00:54
K-Dal bersama produser Billy Van Houten. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kiprah Young Lex sebagai penyanyi tak luput dari kontroversi. Mulai dari gaya panggung hingga tutur katanya selalu jadi sorotan dan mengundang reaksi negatif netizen.

Sebut saja saat Young Lex memberi pernyataan soal Iwa K, rapper senior Indonesia, dalam wawancara dengan sebuah media. Young Lex menyebut Iwa K menjadi legend bukan karena kemampuan rap-nya, tapi karena kebetulan saat itu tren hip hop sedang muncul di Indonesia.

Pro dan kontra muncul. Tak hanya di kalangan awam, tapi juga di lingkungan musisi. Seorang rapper bernama K-Dal atau Joe Kevin menyebut Young Lex tak pantas disebut rapper. "Dia cuma cari sensasi, nggak bisa nyanyi, bikin sensasi, dan meledak," ceplos K-Dal, kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/9).

K-Dal menyebut Young Lex tak pantas disebut rapper. (Ari/tabloidbintang.com)
K-Dal menyebut Young Lex tak pantas disebut rapper. (Ari/tabloidbintang.com)

Menurut K-Dal, seorang rapper harus menguasai beberapa hal, seperti rima, flow, beat, dan pesan yang disampaikan dalam lirik. "Dia free style nggak bisa, beat-nya juga nggak banget. Dia menang karena kontrofersi aja," sebutnya.

Kekesalan K-Dal terhadal Young Lex dituangkan ke dalam sebuah lagu berjudul The Raid. "Lagu ini saya analogikan sebagai senjata, saya polisinya. Saya coba bersihkan rap di Indonesia yang keluar jalur."

K-Dal tak khawatir dianggap cari panggung. Ia pun siap untuk diadu dengan Young Lex, untuk membuktikan siapa yang lebih punya kualitas. "Kalau battle, saiap siap kapan pun. Saya bisa buktiin saya lebih bagus dari dia," tegasnya.

(Young Lex. (Seno/tabloidbintang.com)
(Young Lex. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.